Kantor Imigras Kelas I TPl Denpasar Menerima Berbagai Informasi Di Media Sosial

oleh -40 views

BALI,FokusKriminal.com – Tentang lembaran suatu kegiatan ulang tahun Barbie Nova yang menghadirkan Maria  Ozawa sebagai bintang tamu yang mencantumkan RSVIP nomor WA 0811801017/082144000808, yaitu  Tropical Boat Party (Barbie Nouva with MariaOzawa), Tropical Pirates Boat Party (Maria Ozawa with Maria Ozawa) Invitation Tropical Pirates Boat Party with Maria Ozawa Tiket Pineapple Invitation, yang mencantumkan nama kegiatan yang sama dengan selebar diatas, termasuk harga tiket Rp 22.000 0000,- termasuk harga tiket pesawat wanita pendamping,VVIP transport, makan malam, After Party.photobooth, lucky draw.

Tiket pineapple invitation yang mencantumkan nama kegiatan yang sama dengan selebaran diatas termasuk harga tiket Rp.6000.000,- termasuk free entry, dinner, muncul selembar pernyataan management sea safari Cruise yang menyatakan tidak  pernah mengadakan kerja sama dengan pihak manapun, sehubungan dengan beredarnya  lifet atau tiket oleh Supemova Ent.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melakukan penelusuran terhadap data yang didapat untuk menanyakan rencana pelayanan kapal Sea Safari Cruise Jumat 02/11/2018, menanyakan selebaran yang diperoleh di media sosial terkait kebenaran selebaran yang diperoleh tentang pernyataan tidak pernah berkaitan dengan boat party oleh Supernova ent langsung menghubungi nomor yang tercantun pada RSVP 0811801017/082144000808 janji bertemu untuk melakukan pembayaran di SL di bilangan seminyak selasa 06/11/2018 bertemu  dengan seorang wanita yang memperkenalkan diri sebagai Barbie Nouva untuk 4 orang @ Rp.1500.000,- tim berhasil mengambil gambar yang bersangkutan  pada saat menghitung uang dan penulisan nota. Yang bersangkutan menginformasikan kepada angota bahwa tempat berpindah di RA Villa dibilangan Sekar Tunjung Kesiman, Denpasar, Bali Perpindahan merupakan ke 10 kalinya akibat penolakan dari pemilik tempat.

Anggota Tim menanyakan untuk apa pembayaran tiket dan dijawab yang bersangkutan untuk makan malam, dan 1 (satu) botol minuman alcohol dan diberikan kesempatan berfoto bersama Maria Ozawa dan akan ada pool party dan mengatakan akan ada 50 (lima puluh) orang wanita hadir.

Setelah berkoordinasi dengan Kasi Intelijen dan Penindakan diputuskan untuk menunggu hingga acara selesai dan pada pukul 23.45 WITA setelah acara tersebut selesai yang ditandai pengumumanan oleh MC bahwa acara sudah selesai pada sekitar 22.00 WITA  Tim Inteldakim mencari wanita yang dikenal sebagai Barby Nouva yang menerima pembayaran  petugas intelijen saat membeli tiket masuk.

Untuk memperkenalkan diri  sebagai petugas Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar memperihatkan surat tugas dan tanda pengenal serta menyampaikan maksud kedatangan dan meminta memeperihatkan idetitas diri WNA yang bernama MARIA OZAWA dan memeriksa photo pada paspor dengan wajah yang bersangkutan.

Selanjutnya diadakan pemeriksaan terhadap visa dan cap masuk yang tertera pada paspor yang bersangkutan Paspor yang bersangkutan diberikan SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA yang bersangkutan masuk ke Wilayah Indonesia melalul TPI Bandara Internasional Ngurah Rai pada tanggal 05 November 2018 dengan mengunakan Bebas Visa Kunjungan.

Tim menyampaikan berdasarkan data dan informasi yang diperoleh diperlukan klarifikasi terhadap selebaran mencantumkan sejumlah nominal dengan bintang tamu saudari SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA dan mepersilahkan yang bersangkutan datang pada keesokan harinya ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Manajemen menunjukkan tiket kepulangan menuju ke Manila esok harinya tanggal 07 November 2018 dan meminta pemberian keterangan dilakukan pada malam itu juga, dikarenakan yang bersangkutan pada pukul 08.38 WITA dengan pesawat Cebu Pasific Airfine akan berangkat meninggalkan Indonesia.

Tim Inteldakim dan Saudari SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA menuju Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada pukul 00.20 WITA mengunakan dua kendaraan yang berbeda, Pukul 00.45 WITA Kasi Inteldakim, Kasubsi Penindakan berkoordinası dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas TPlI Denpasar guna tindakan lebih lanjut.

Berdasarkan arahan dan petunjuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar maka dilakukan klarifikasi terhadap Saudari SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA Adapun maksud dari klarifikasi tersebut adalah untuk mengetahui apa tujuan dan maksud kedatangannya,

siapa yang memberikan fasilitas dan akomodasi kedatangannya di acara pesta tersebut…?

apa hubungan antara Saudari SAYAKA STEPHANIE STROM alias MARIA OZAWA dengan NOVANA ARNIKA alias BARBIE NOUVA

apakah saudari SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA.mengetahui perihal tiket yang beredar di media sosial

apakah yang bersangkutan menerima bayaran..?

Tim melakukan klarifikasi kepada Saudari SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA, ia meminta untuk didampingi oleh sahabatnya yang bernama NOVANA ARNIKA als BARBIE NOUVA, dari hasil pemberian keterangan bahwa Saudari SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA tidak mengetahui perihal tiket yang beredar di media social yang mencantumkan sebuah biaya, kehadiran Saudari SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA di acara tersebut adalah atas permintaan Saudari NOVANA ARNIKA als BARBIE NOUVA untuk menghadiri acara ulang tahun Saudari NOVANA ARNIKA als BARBIE NOUVA dan Saudari SAYAKA STEPHANIE STROM als MARIA OZAWA tidak menerima bayaran apapun.

Konfirmasi atas keterangan yang dibenarkan selesai dilakukan pada tanggal 07 November 2018 pukul 02.20 WITA, petugas dapat meyakini bahwa tidak ada komersialisme melihat bahwa yang bersangkutan  adalah hubungan pertemanan namun pada saat acara ulang tahun temannya membuka untuk umum dan menerima bayaran atas makanan minuman yang disediakan,  setelah diyakini tidak ada pelanggaran atas ketentuan pidana keimigrasian maka yang bersangkutan di dizinkan meninggalkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada tanggal 07 November 2018 pukul 02.20 WITA. Tutur Kadiv Imigrasi AGATO SIMOMURA.

Pewarta   : Ernanda dewa