BNN Kab Bangka Ajak TNI AL Cegah dan Berantas Narkoba

oleh -260 views

Bangka Induk, Fokuskriminal.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggandeng TNI AL dalam upaya pelaksanaan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan oleh BNN di Markas Komando TNI AL Bangka Belitung, Senin (18/03/19).

Loading...

Peserta yang mengikuti sosialisasi ini bukan hanya diwajibkan kepada para prajurit AL saja, namun kepada keluarga dalam hal ini istri Prajurit.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh DANDENPOMAL Mayor Laut (PM) Ady Poernomo mewakili Danlanal Babel yang sedang melaksanakan tugas diluar Mako.

Kegiatan di laksanakan agar para prajurit beserta istri dapat pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya kepada prajurit TNI AL.” Ungkap Ady Poernomo seizin Danlanal Babel.

Edy juga menghimbau kepada para prajurit TNI AL untuk tidak sesekali mencoba-coba bermain dengan narkoba baik itu menggunakan, apalagi sampai menjadi oknum pengedar. Itu nyata-nyata wajib di proses secara hukum dan kita berhentikan secara tidak hormat.” Tegas Ady dihadapan 150 orang prajurit beserta para Istri.

Ditempat yang sama, Eka Agustina SKM selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bangka mengatakan “Soal keterlibatan oknum TNI yang ada indikasi melakukan penyalahgunaan narkoba, ia mengharapkan tidak ada prajurit TNI AL Babel yang terlibat dalam pelanggaran hukum kasus narkoba.

Mengingat beberapa waktu lalu BNN Propinsi Babel melakukan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan yang dikendalikan dari dalam lapas. Barang bukti berupa sabu seberat 829,5 gram serta BNN berhasil menggagalkan penyelundupan 100 kilogram sabu dan pil ekstasi di Bengkayang Kalimantan Barat.”Jelasnya

“Modus operandi penyelundupan narkoba jenis sabu tersebut dibungkus secara rapi yang kemudian dimasukkan kedalam box fiber ikan yang ditutupi dengan jaring ikan. Itu artinya, peran Bapak Ibu Prajurit yang ada di ruangan ini sangat besar dalam memantau ruang gerak para nelayan, penyebrang, tongkang gelap, dan kapal-kapal asing yang melewati perairan Bangka Belitung.”Tegas Eka

Setelah peserta dibekali dengan materi bahaya narkoba, Danlanal Babel melalui DANDENPOMAL memerintahkan beberapa perwira untuk melakukan tes urine ditempat.

Petugas BNN melakukan pemeriksaan kepada para perwira yang akan melakukan tes urine dibantu dan dikawal oleh prajurit POMAL (Polisi Militer Angkatan Laut) dalam mengkoordinir para perwira melaksanakan instruksi Danlanal untuk tes urine.

Jika ada indikasi atau temuan positif dalam hasil pemeriksaan tes urine, maka kami tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas, dari proses hukum sampai pemberhentian secara tidak hormat.” Tegas Ady ( Sandi)