Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat Berhasil Ungkap Industri Rumah Penghasil Liquid Vape Olahan Ganja

oleh -126 views

Jakarta, FokusKriminal.com – Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menggerebek industri rumahan penghasil cairan atau liquid vape hasil olahan ganja di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jakarta.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Afandi Eka Putra menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebut bahwa di sebuah kantor jasa pengiriman sering kali menerima paket yang diduga kuat berisi barang haram Narkoba.

Loading...

Setelah mendapat laporan tersebut, Polisi langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial CT pada tanggal 29 Juni 2019 lalu.

“Dari tangan tersangka kami temukan 10 paket ganja serbuk yang dikemas dalam amplop berwarna coklat,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP. Afandi saat press realese di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).

Dari hasil pemeriksaan, CT mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang tersangka bernisial B yang hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

“Pelaku CT ini juga memberitahu kami bahwa B mendapat ganja dalam bentuk serbuk dari AM,” ucap Kasat Narkoba.

Polisi yang mendapat informasi keberadaan AM pun langsung bergerak cepat dan berhasil meringkusnya di rumahnya yang berada di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur sehari kemudian.

“Dari hasil penggeledahan, ternyata rumah tersebut dijadikan AM sebagai lokasi pengolahan tanaman ganja menjadi bentuk serbuk dan liquid vape,” ungkap Afandi.

“AM ini ternyata kokinya, dia yang bertugas mengolah bahan baku ganja menjadi serbuk dan liquid,” kata Afandi.

Lebih jauh ia memaparkan berdasarkan pengakuan tersangka AM, ia mampu memproduksi 30 sampai 50 kapsul ganja serbuk dalam waktu sehari.

“Dalam sehari, ia juga mengaku bisa memproduksi 80 sampai 100 botol berisi 5 mili liter liquid vape yang mengandung ganja,” ujarnya.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga berhasil menyita ganja kering seberat 281,1 gram, beberapa toples berisi cairan hasil olahan ganja, sejumlah bahan tambahan penghasil liquid vape, dan alat yang digunakan pelaku untuk membuat cairan haram tersebut.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal berlapis dengan tuntutan hukaman mati,” tuturnya.

“Kami terapkan pasal berlapis, yaitu Pasal 114 dan Pasal 111 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” pungkasnya. (Riski A)