Lampung tengah, fokuskriminal.com —kecamatan seputih surabaya pada jumat 22 April 2022 pukul 20.59 wib Desa gaya baru Dua. entah dari mana mendapatkan kabar RT dusun 6 ( enam) meminta pembayaran itensif kerja padahal ketua RT dusun 06 B tidak kerja sama sekali, dan selalu menyebar hoax.
PJ.gaya baru Dua, mujiono. mendapat kan informasi seputar bahwa intensif untuk para RT sudah dibayarkan Mujiono mengatakan pada awak media, setau saya RT dusun 06.B sewaktu maraknya penyuluhan tentang vaksin covid-19 di setiap RT ,ketua RT 06 B yang dijabat Jainuri mengatakan bahwa dirinya berhenti jadi RT,dan pada saat dia itu mengatakan banyak saksi yang mendengarkan Kata PJ Mujiono
Pasalnya kata PJ Mujiono ,dirinya mendapat laporan dari kadus 6 kalau ketua RT Jainuri disuruh menyebarkan surat panggilan vaksin covid-19 kemasyarakat tidak mau dan disuruh membuat rekap vaksin malah berkas di pulangin,ke kadus Dusun 6 , bahkan setiap di perintah tidak dikerjakan.kata PJ. Mujiono menjelaskan melalui pesan whatsapp. ke awak media. Sehingga PJ meminta awak media untuk mengkonfirmasi semua ketua RT khususnya dusun 6
Saat awak media mendapat kan informasi lewat telpon dari wardikun linmas desa gaya baru Dua mengundang media, untuk meluruskan informasi berita hoax agar jangan ada berita miring bahwa RT di dusun 06 tidak mendapat kan gaji itensif. Selama 3 bulan kerja di 2022.ini.kata Wardikun.
Bermula saat wardikun (linmas) melintas didepan pos ronda harkamtibmas di seputaran musola- musola tempat masyarakat melaksanakan sholat taraweh karena rawan pencurian,entah kenapa wardikun linmas mampir ke RT dusun 06 dan bertanya kepada ketua RT dusun 06 ,Yayan sudah gajian pak , Yayan menjawab kalau dirinya sudah mendapatkan intensif , akan tetapi RT dusun 06 B yang diketua Jainuri tidak menerima intensif saat bercerita kepada linmas Wardikun.
“Spontan Wardikun kaget kok bisa begitu pak, yayan, RT jainuri kabarnya sudah di ganti,akan tetapi Jainuri ngotot menanyakan kepada Yayan kalau Yayan sudah menerima intensif atau belum kata Jainuri ,kalau saya sudah menerima intensif, Lo saya kok nggak diberikan intensif, kata Jainuri sambil menggerutu.
Untuk mendapatkan informasi yang jelas pihak media mengkonfirmasi kepada ketua RT dusun 06 Yayan mengakatan kepada awak media Bahwa ketua RT Jainuri belum mendapatkan itensif,kata Yayan dan menurut Jainuri ketika dijumpai awak media di rumahnya mengatakan memang saya RT dusun 06 B akan tetapi saya belum mendapatkan intensif, sama sekali sejak 2022 ini,
” Saya juga bertanya ke RT sebelah yayan, jawab yayan saya sudah, lo kan kita tidak kerja kata RT jainuri kenapa kamu menerima intensif kenapa saya tidak menerima.cetusnya.
Padahal sama- sama gak kerja aneh. Kata jainuri.
Lain hal Surbandi ketua RT dusun 06 ketika dijumpai awak media dirumahnya pukul 22.00.wib mengatakan saya sudah gajian dan saya kerja maksimal dan semampu saya. Wajar saya menerima gajian, Itensif. Saat di konfirmasi,media.
Setelah mendapat keterangan linmas desa Gaya Baru Dua, Wardikun, mengatakan kalau Ini hoax , adu domba sudah ngak kerja malah minta intensif padahal jelas jelas Jainuri sendiri mengatakan tidak berkerja, waktu di konfirmasi,dan wardikun Linmas Desa Gaya Baru Dua meminta kepada PJ Desa Gaya Baru Dua segerah kumpulkan RT-RT dan kadus dusun 06.untuk meluruskan kabar hoax ini, tegasnya
Pewarta ( kiki/tim).





