31 agustus 22 ( wan atjeh)
Aceh tamiang,fokuskriminal,com 31/8 Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda dua terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (30/8). Akibatnya dua orang meninggal dunia. Insiden tersebut terjadi di jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di Desa Bukit Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda.
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali melalui Kasat Lantas Iptu Jufni yang dikonfirmasi mengatakan, kendaraan yang terlibat laka lantas beruntun tersebut yakni, Mitsubishi Fuso Tangki BM 9577 TZ, Kijang Innova BK 1996 RU, Grand Max Pick Up BB 8099 MC, Double Cabin Ford Ranger BK 8331 CQ dan sepeda motor Supra X 125 BL 6631 UV.
Salah seorang pejalan kaki yang sedang mengembala sapi juga menjadi korban dalam laka beruntun tersebut.sampai berita ini dilkomfirmasi oleh fokus kriminal,com,keterangan dari kasat lantas Iptu Jufni kasus ini masih dalam penyilidikan
Lantas aceh tamiang.31/8/22.
Kasat Lantas menyebutkan, kronologi kejadian bermula saat mobil Mitsubishi Fuso tangki bermuatan CPO yang dikemudikan oleh Sabar (28), warga Lubuk Pakam Sumatra Utara melaju dari arah Kota Kualasimpang menuju arah Medan dengan kecepatan rendah. Saat tiba dilokasi kejadian tepatnya di jalan menurun.
, kata Kasat Lantas, mobil tersebut mengalami kerusakan pada bagian rem (blong) sehingga mobil tersebut tidak dapat dikendalikan lalu berjalan ke jalur kanan arah Medan kemudian menabrak sepeda motor Honda Supra X 125 BL 6631 UV yang dikendarai oleh Sahdian Wijaya (14), warga Desa Tanjung Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang.
Setelah menabrak sepeda motor, kata Kasat Lantas, mobil tersebut menabrak mobil Daihatsu Pick-Up Grand Max BB 8099 MC yang sedang parkir dikarenakan pengemudinya Agus Safri Nanda bersama empat orang pekerja sedang melakukan perbaikan jembatan jalan di seputaran lokasi kejadian. ”
Selanjutnya pengemudi truk tangki tersebut membanting stiur ke arah kiri sehingga kembali menabrak mobil penumpang Toyota Kijang Innova BK 1996 RU yang dikemudikan Dedy Syahputra (33), warga Desa Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai,” ujarnya. Sampai saat ini keterangan lebih lanjut msih dalam penyelidikan satlantas polres aceh tamiang,kepada awak media.
( Wan atjeh)
Kaperwil Aceh.





