Tamiang( Aceh) fokuskriminal.Com.04/23
“Bunyamin, S.Sos.I (Ketua Forum honorer PDPK) berserta seluruh Honorer (1.999) dari berbagai Instansi SKPK, masih sabar menunggu solusi dan jalan keluar dari Pj. Bupati, Meurah Budiman, SH, MH.
Hal tersbut terkait masalah di hadapi oleh honorer PDPK, yaitu Para honorer pegawai daerah dengan perjanjian kerja (PDPK) sudah dirumahkan padan tahhun 2023.
“Kami seluruh honorer PDPK, menunggu kepastian sikap, solusi dan jalan keluar bagi kami semua,.. Ribuan Honorer PDPK, 1.999 orang dirumahkan, tidak bergaji lagi.. Tidak berkerja di tahun 2023. Bagaimana mereka menafkahi Keluarga mereka, Anak-anak dan istri mereka, Di awal tahun ini, kami di suguhkan Pil pahit ini,” kata Bunyamin.
Sambungnya, “Jika ini terjadi, tentu bakal menjadi banyak permasalahan baru lagi yang akan timbul, ini soal sejengkal perut Pak Pj. Bupati, jika soal sejengkal perut, tentu efeknya sangat gawat,” sebut Ketua Forum Honorer PDPK Aceh Tamiang.
Menurutnya, tentunya dapat berpotensi bisa saja terjadi nya, dan tentu akan meningkatnya kriminalitas, angka pengangguran, angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta bisa-bisa saja bunuh diri, jika iman tidak kuat.
“Dihari senin, hari pertama kerja Pj. Bupati kerja, kami perwakilan Honorer PDPK sudah silaturahmi, diskusi panjang sampai jam 5 sore,
perwakilan dari guru SD, Ibu Sri Murni, menangis saat menceritakan keluh kesahnya, kepada Pj Bupati,” ungkapnya.
Lanjutnya, di closing statemen Pj. Bupati Aceh Tamiang juga meneteskan air mata, ketika menjawab keluh kesah kawan-kawan honorer PDPK kabupaten Aceh Tamiang. Sore jam 5 hari senin lalu.
Lalu pak Pj bupati saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa, “Akan saya pelajari lagi lebih lanjut, untuk memberikan solusi-solusi terbaik, namun untuk sekarang apalagi Pj bupati baru satu hari kerja, belum bisa menjawab terkait solusi yang akan di ambil dan InsyaAllah kita akan diskusi lebih Intens lagi ya.. Pak Bunyamin dan kawan-kawan,” demikian tegasnya.
Ditempat terpisah, Yusran, S. Sos. I, MH, mantan Ketua Forum Honorer PDPK mengajak semua pihak untuk mencurahkan pemikiran terkait indikasi polemik yang akan terjadi pasca peristiwa pilu menimpa Honorer PDPK Aceh Tamiang.
“Kita minta agar adanya upaya penyelesaian kearah lebih baik dan dapat menghindari problem baru di Aceh Tamiang, masalah PDPK ini masalah krusial dan dihadapkan pada butuhnya suatu pemikiran dan putusan sangat bijaksana dari para pemangku kebijakan di daerah Bumi Muda Sedia ini,” harap Datok Yusra”didepan para Honorer dan awak media pintasnya,”
( Wan Atjeh)
Kaperwil Aceh





