Teror Brutal di Jeneponto, 30 Mobil Hancur Dilempar Batu dan Paving Membahayakan Anak

Kekerasan Mengerikan di Jeneponto, 30 Kendaraan Hancur Dilempari Batu dan Paving Hampir Melukai Kepala Anak

Kekerasan Mengerikan di Jeneponto, 30 Kendaraan Rusak Dilempar Batu dan Paving Hampir Mengenai Kepala Anak

Wilayah Binamu, Jeneponto sedang dihantam oleh pelaku yang melemparkan batu dan paving ke kaca kendaraan, hingga saat ini sudah ada 30 mobil yang rusak menjadi korban.

10drama.com -/ Peristiwa

Irsyaad W 20 Agustus, 11:10 pagi 20 Agustus, 11:10 pagi

10drama.com –– Pengemudi mobil di Jeneponto, Sulawesi Selatan kini menghadapi tindakan melempar batu dan paving.

Pelaku misterius melemparkan batu ke kendaraan yang melintasi Jl Pahlawan, Binamu, Jeneponto, (19/8/25) pagi hari.

Diketahui, telah terdapat 30 kendaraan warga yang rusak akibat pelemparan dan hampir melukai seorang anak kecil.

Salah satu korban, Hasniah, penduduk Kabupaten Bantaeng, menceritakan peristiwa menegangkan ketika mobilnya dilempari batu bata hingga kaca belakangnya retak.

Hasniah beserta pasangannya baru saja tiba dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan melalui jalur Makassar–Bantaeng dengan menggunakan dua kendaraan.

Hasniah mengemudikan mobil Daihatsu Ayla berwarna kuning (DD 1405), sedangkan suaminya mengemudikan Toyota Rush berwarna hitam (DD 1312) yang berada tepat di belakangnya.

“Seseorang di antaranya tidak berpakaian. Saya sempat berbicara dengan pelaku, saya berkata ‘jangan kasihan karena perempuan yang mengemudikan mobil, tidak ada kesalahan dari saya dan kita,’” kata Hasniah melalui panggilan telepon yang dilansir Tribun-Timur.com.

Namun, peringatan tersebut diabaikan. Sekitar enam pelaku tetap melanjutkan tindakan melempar dengan keras.

“Mereka bukan orang yang sedang mabuk karena saya sempat berbicara dengan mereka. Namun, ada pelaku lain dari belakang yang membawa paving dan balok dan ingin melempar saya,” katanya.

Hasniah segera menutup kaca mobil dan meminta anaknya yang sedang mengemudi untuk menginjak gas.

Bata beton yang dilempar menembus kaca belakang mobilnya dan hampir mengenai kepala anaknya yang sedang duduk di kursi belakang.

“Beruntungnya koper menghalangi,” tambah Hasniah.

Toyota Rush milik suami Hasinah juga tidak terhindar dari pelemparan batu dan paving yang dilakukan secara kasar.

“Ia sempat naik ke trotoar, jadi hanya kaca samping yang pecah,” katanya.

Setelah peristiwa tersebut, Hasniah berhenti di pom bensin sekitar 300 meter dari tempat kejadian untuk mengatur nafas.

Di sana, ia memperoleh informasi bahwa lebih dari 10 mobil telah melaporkan diri sebagai korban lemparan.

“Kendaraan warga Bulukumba juga menjadi korban. Ketika tiba di Polres, sudah lebih dari 10 mobil melaporkan diri, mulai dari Xpander hingga Innova. Di belakang saya juga banyak yang menyusul,” katanya.

Hasniah mengakui pernah melihat salah satu tersangka masih berjalan-jalan di depan Pengadilan Negeri Jeneponto.

“Orang yang tidak berpakaian masih tersembunyi di saluran air,” katanya.

Hasniah berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas agar tidak ada korban tambahan.

“Saya berharap pelakunya segera ditangkap, agar tidak ada korban tambahan lagi,” katanya.

Pada saat berita ini ditulis, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jeneponto, AKP Syahrul Rajabia, belum memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut.

Copyright 10drama.com -2025

Related Article

Related posts