Jalan Desa Kuala Pusong Sangat Parah,Masyarakat Memohon Kepada Pemda Setempat Ambil Tindakan

 

 

 

Tamiang( Aceh) fokuskriminal.Com.14/22
Jalan lintas Kampung Baru-Kuala Pusung Kapal rusak parah pasca banjir bulan lalu, masyarakat setempat keluhkan akses rutinitas sehari-harinya terhambat, terutama bagi anak sekolah Diketahui dari pantauan dari awak media yang saat melintas dijalan tersebut ini dan berhasil wawancarai masyarakat setempat, pada Rabu 14/22

“kondisi jalan lintas Kampung Baru-Kuala Pusung Kapal ibarat sawah siap tanam, dampak terbesar bagi siswa siswi gunakan jalan tersebut menuju sekolah. Sangat sulit untuk dijangkau”

“Menurut beberapa warga desa Kampung Baru bertemu awak media saat dikonfirmasi dilokasi jalan rusak tersebut mengatakan, beginilah kondisi jalan ini pasca banjir bulan lalu, “Sangat disayangkan anak-anak desa Kuala Pusong Kapal mau sekolah harus membuka sepatu alas kakinya,karena jalan sangat parah dan berlumpur”

“Menurut dari salah satu mereka, menyatakan “sudah datang tim dari pemerintah, termasuk Camat Seruway ikut serta meninjau keadaan jalan ini dan sudah diphoto, namun sampai saat ini masih seperti ini dan belum ada datang perbaikan.

“Kami terkendala berkendaraan melintasi jalan lintas ini untuk ke sawah dan ke tambak, kendaraan kami terbenam dilokasi kerusakan terparah, tepatnya dikawasan depan kebun kelapa sawit milik Bupati Mursil,” sebutnya. Pada Rabu 14/22

Masyarakat 2 (dua) desa rutin gunakan jalan lintas Kampung Baru-Kuala Pusong Kapal tersebut meminta kepada pihak pemerintah daerah Aceh Tamiang agar segera memperbaiki fasilitas utama masyarakat dalam mencari nafkah sehari-hari dan kebutuhan utama anak sekolah.”

“Salah seorang dari warga desa Kuala Pusung Kapal ,dengan ucapannya melintasi di jalan ini bak kubangan,dengan nada kesal dan mengeluhkan kondisi jalan lintas tersebut terkesan dibiarkan begitu saja.Jalan itu hancur seperti itu, terkesan akibat dilalui kendaraan roda 6 bermuatan berat mengangkut tandan buah segar (TBS) diduga milik pengusaha kebun kelapa sawit diseputaran kawasan tersebut,” ungkap warga Kuala Pusong Kapal tidak mau nyebut namanya.

“Kami ini masyarakat awam, orang kecil, hanya tau tiap hari kerja cari makan untuk sehari makan keluarga, kalau jalan seperti ini kami terhambat mencari nafkah,” jelasnya sambil berlalu maka kami dari seluruh sarga kuala pusong memohon kepada pemerintah daerah segera mengatasi jalan tersebut'” pintasnya” kepada awak media,”

( Wan Atjeh)
Kaperwil Aceh

Related posts