, Jakarta – Pemerintah Iran menegaskan pendiriannya dalam menghentikan penyebaran meningkatnya konflik yang sedang berlangsung di wilayah tersebutTimur TengahDuta Besar Iran di Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa meskipun Iran memiliki kemampuan militer serta tawaran dukungan dari negara-negara aliansinya, mereka memutuskan untuk tidak membawa negara lain terlibat dalam perang.
“Iran berusaha menghindari perang yang memiliki dimensi internasional, ingin mencegah dimulainya Perang Dunia Ketiga. Iran ingin menyebarkan perdamaian,” ujar Boroujerdi saat diwawancarai.Tempodi rumahnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Juli 2025.
Isu Pembelian Pesawat Tempur Tiongkok
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah laporan beberapa media internasional yang menyebutkan bahwa Iran sedang mempertimbangkan kemungkinan pembelian pesawat tempur J-10 dari Tiongkok. Dilaporkan dariNewsweek, pemerintah Tiongkok melalui juru bicara Kementerian Pertahanan, Jiang Bin, menyatakan siap berbagi hasil pengembangan alat militer kepada “negara-negara sahabat.”
Namun, Boroujerdi menekankan bahwa tujuan Iran bukanlah memperburuk situasi, tetapi memperkuat pertahanan nasional tanpa memperluas lingkup konflik. “Iran menunjukkan bahwa kami adalah negara yang mampu, mampu melindungi diri dengan baik, dan kami telah membuktikannya,” katanya.
Menghindari Konflik Campur Tangan
Boroujerdi menyampaikan bahwa selama 12 hari perang terakhir, Israel Zionis berupaya mengajak negara-negara lain untuk ikut terlibat dalam konflik, sehingga perang berubah menjadi perselisihan internasional. Ia menuturkan bahwa serangan Israel justru mengalami kegagalan.
Menurutnya, agresi Israel tidak mungkin terjadi tanpa dukungan dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. “Zionis tidak sendirian, jika Zionis sendirian, dia tidak akan berani menyerang Iran,” katanya. Meskipun Iran juga menerima tawaran bantuan dari sekutu, mereka memilih untuk tidak menerimanya. “Yang kami lakukan berbeda, Iran tidak memberikan jawaban dan tidak menerima tawaran tersebut,” ujar Boroujerdi.
Duta Besar Iran menambahkan bahwa jika tekanan terhadap Israel dilakukan secara tepat dan negara tersebut tidak didukung oleh kekuatan Barat, maka tidak akan terjadi persaingan dalam pengembangan atau pembelian senjata modern di kawasan. “Jika Zionis dikelola dengan baik dan tidak diberi bantuan, maka di kawasan Timur Tengah tidak akan ada yang disebut kompetisi dalam membuat atau membeli persenjataan canggih,” kata Boroujerdi. Dengan demikian, menurutnya, keamanan dan perdamaian akan tetap terjaga dengan baik di kawasan Timur Tengah.





