BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) akan dihujani hujan, yang disertai dengan guntur, pada siang hingga sore hari nanti, Selasa, 5 Agustus 2025.Hujanyang juga diiringi oleh angin kencang ini berpotensi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Terdapat kemungkinan serupa di Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, hingga Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan prediksi cuaca24 jam terkini BMKG, cuaca cerah berawan akan memulai hari di sebagian besar wilayah Jabodetabek, khususnya pada pukul 01.00 WIB hingga 07.00 WIB. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi diguyur hujan ringan, namun secara perlahan berawan menuju siang hari.
Dengan kelembapan udara diperkirakan antara 60-95 persen sepanjang hari ini, kemungkinan hujan ringan akan terjadi di beberapa wilayah. Hujan lebat diperkirakan mulai turun dari sore hingga pukul 19.00 WIB di sebagian besar Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu. Hujan juga mungkin terjadi di Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, serta Kota dan Kabupaten Bekasi.
Suhu udara di kawasan Jabodetabek pada hari ini berada dalam kisaran 24 hingga 32 derajat Celsius. Hanya suhu di wilayah Bogor yang lebih rendah dibandingkan daerah lainnya di Jabodetabek, yaitu sekitar 20 hingga 30 derajat Celsius.
Potensi Hujan Awal Agustus
Para peneliti dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia masih akan mengalami kekeringan hingga dasarian ketiga Juli 2025. Curah hujan mulai meningkat pada awal Agustus.
Perubahan pola cuaca harian ini dipengaruhi oleh pusaran badai atau vorteks yang mulai muncul pada 26 Juli 2025 di Samudra Hindia. Pusatnya berada di dekat pantai barat Sumatera bagian tengah.
Peristiwa ini diperkirakan akan terus berkembang hingga awal Agustus 2025. Pusat vorteks diperkirakan tetap berada di sekitar wilayah tengah Sumatera.




