Kakanwil Menkumham Aceh, Berkunjung Kelapas Narkoba dan Imigrasi langsa.

 

08 agustus 22 ( wan atjeh)

Langs,fokuskriminal,com. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman menyebutkan terdapat tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) baik pemasyarakatan maupun keimigrasian yang terdapat Kota Langsa. Ia mengatakan seluruh unit pelaksana teknis siap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Ada Lapas Langsa, Lapas Narkotika Langsa, hingga Kantor Imigrasi Langsa. Ketiga UPT ini siap memberikan dan menjamin pelayanan yang prima bagi masyarakat Langsa,” ujar Meurah Budiman, Kamis (8/9/2022) di Kantor Imigrasi Langsa.

Sehabis berkunjung di kantor imigrasi langsa beliau melanjutkan kelapas kelas IIB langsa.dan lapas Narkoba langsa,untuk memberi arahan tertentu,
Lawatannya ke Kota Langsa kali ini untuk memastikan seluruh pelayanan publik berjalan dengan baik pada setiap UPT. Sebab, Meurah menegaskan bahwa kepuasan masyarakat dalam menerima layanan merupakan hal yang penting dipastikan.

Kita hadir untuk melayani masyarakat, segala pelayanan yang kita sediakan baik layanan pemasyarakatan atau keimigrasian harus benar-benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Harus mudah, transparan, dan cepat, jangan malah sebaliknya,” kata Meurah.

Tidak hanya menjamin pelayanan, Kehadiran UPT yang ada di Kota Langsa harus benar-benar menjadi solusi khususnya terkait dengan permasalahan hukum dan HAM. Apalagi setiap UPT merupakan pos Yankomas (pelayanan komunikasi masyarakat) yang dapat dikunjungi oleh masyarakat kota Langsa.

“Pos Yankomas bisa dikunjungi untuk berkonsultasi terkait dengan permasalahan HAM yang terjadi di tengah masyarakat,” ucapnya.sambil berbincang dengan kepala dinas Imigrasi langsa, Bapak Darori S,H,dikantor imigrasi langsa,”

Selain Kantor Imigrasi Langsa, Meurah Budiman juga mengunjungi Lapas Langsa dan Lapas Narkotika Langsa. Pada UPT Pemasyarakatan tersebut, Ia menyampaikan sejumlah hal penting diantaranya terkait dengan keamanan Lapas dan integritas.

Bahkan ia juga meminta kebersihan dapur dan kualitas makanan bagi warga binaan pemasyarakatan harus bersih, layak, dan bergizi.

“Pertama kita harus terus menjaga integritas. Integritas itu mudah diucapkan namun sulit dijalankan. Kedua pastikan juga keamanan lapas, jangan ada masuk benda terlarang, pengawasan harus ketat dan antisipasi segala potensi yang dapat mengganggu keamanan,” tutupnya.

Pertama kita harus terus menjaga integritas. Integritas itu mudah diucapkan namun sulit dijalankan. Kedua pastikan juga keamanan lapas, jangan ada masuk benda terlarang, pengawasan harus ketat dan antisipasi segala potensi yang dapat mengganggu keamanan,” tutupnya.kepada awak media yang dilansir oleh fokuskriminal,com,”

( Wan atjeh)
Kaperwil Aceh

Related posts