Apple dikabarkan akan meluncurkan iPhone lipatpertama di dunia pada tahun 2026. Namun karyawan yang menjabat sebagai insinyur kecewa karena modelnya dianggap miripSamsung Galaxy Z Fold.
Jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, melaporkan bahwa Apple berencana mengembangkan iPhone yang bisa dilipat seperti buku atau lipat. Desainnya dikabarkan mirip dengan Samsung Galaxy Z Fold, tetapi dengan layar yang lebih lebar dan ketebalan yang lebih ramping.
Mark Gurman mengungkapkan bahwa para insinyur Apple merasa kecewa karena iPhone lipat tersebut mirip dengan Samsung Galaxy Z Fold.
Dilansir dari ETNews yang berbahasa Korea Selatan dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, Apple disebut sedang bekerja sama dengan Samsung Display dalam pengembangan iPhone lipat.
- Bocoran Spesifikasi iPhone Pertama yang Dapat Dilipat, Dilaporkan Dirilis pada Tahun 2026
- Bocoran Terkini iPhone 18, Model Lipat Pertama dan Dirilis Secara Bertahap
- Bocoran iPhone yang Dilaporkan Akan Dirilis Pada Tahun 2026, Harga Bisa Mencapai Rp 35 Juta
Samsung Display telah memperoleh hak untuk menyediakan dioda pemancar cahaya organik atau OLED yang bisa dilipat secara eksklusif kepada Apple. Perusahaan diperkirakan menjadi satu-satunya pemasok dalam beberapa tahun ke depan.
“Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Apple adalah kerutan pada layar. Hal ini menjadi keluhan umum dari produsen ponsel lipat sejak pertama kali diluncurkan beberapa tahun lalu,” ujar Mark Gurman, dikutip dari Wccftech, Selasa (22/7).
“Apple berharap iPhone memiliki garis lipatan yang seb minimal di layar atau bahkan tidak ada sama sekali. Ini bisa menjadi alasan penundaan peluncuran,” tambah Mark Gurman.
Meski demikian, menurut data yang didapat Mark Gurman, Apple tetap berencana merilis iPhone lipat pada tahun 2026.
Apple Bekerja Sama dengan Samsung Membuat iPhone Lipat
Isu bahwa Apple akan merancang iPhone yang bisa dilipat muncul dan menghilang dalam beberapa tahun terakhir. Informasi terkini, perusahaan asal Amerika ini akan meluncurkan ponsel lipat pertamanya pada tahun depan.
“Samsung Display telah memperoleh hak untuk menyediakan layar OLED yang bisa dilipat secara eksklusif kepada Apple. Perusahaan diperkirakan menjadi satu-satunya pemasok dalam beberapa tahun ke depan,” demikian dilaporkan oleh ETNews, pada 10 Juli.
Berdasarkan sumber dari industri rantai pasok, Samsung Display tengah menyiapkan komponen yang bisa dilipat untuk Apple, di pabrik A3 di Asan, Provinsi Chungcheong Selatan. Dikabarkan bahwa kegiatan seperti penggantian peralatan telah dimulai pada paruh kedua 2024, dan saat ini sedang memasuki tahap akhir.
Kapasitas produksinya sebesar 35.000 lembar per bulan, berdasarkan substrat kaca generasi keenam. Jika diubah ke standar OLED yang bisa dilipat dengan ukuran 7 inci, maka jumlah produksinya bisa mencapai 1,25 juta panel per bulan.
Industri rantai pasok memperkirakan bahwa Apple akan memproduksi antara enam hingga delapan juta iPhone lipat pada tahun pertamanya. Meskipun kapasitas produksi lini OLED khusus Apple tampaknya lebih besar dari permintaan, terdapat analisis yang menyatakan bahwa Apple berencana merilis ponsel lipat setiap tahun, dan Samsung Display telah bersiap untuk model-model berikutnya.
Bahkan, dilaporkan bahwa Samsung Display telah mengontrak untuk menyediakan layar OLED yang bisa dilipat secara eksklusif selama beberapa tahun.
Saya mengetahui bahwa Samsung Display telah mengadakan perjanjian eksklusif dengan Apple,” ujar sumber. “Karena memiliki pengalaman dalam produksi massal dan mampu menyediakan layar OLED yang bisa dilipat lebih cepat dibandingkan pesaingnya, kemungkinan besar mereka akan menjadi satu-satunya pemasok setelah kontrak berakhir.
Samsung Display dikenal atas keberhasilannya menyediakan layar krusial setiap kali Apple mengusung inovasi teknologi penting, seperti beralih dari LCD ke OLED atau meluncurkan layar lipat.
Bocoran Spesifikasi iPhone Lipat
Analisis dari para ahli ponsel, Ming-Chi Kuo dan Ross Young, membenarkan bahwa Apple sedang mengembangkan ponsel lipat dengan desain mirip buku yang bisa dibuka dan ditutup, bukan model flip.
Kuo mengatakan Apple menargetkan ukuran layar saat dibuka berkisar antara 7,5 hingga 7,8 inci, sedangkan layar eksternal diperkirakan sekitar 5,5 inci.
Kamera belakang akan memiliki konfigurasi lensa ganda, termasuk satu kamera ketika perangkat dalam keadaan dilipat.
Ketebalan 9 hingga 9,5 milimeter ketika dilipat, atau 4,5 hingga 4,8 milimeter saat dibuka. Engselnya menggabungkan baja tahan karat dan titanium, sementara bodinya terbuat dari titanium.
iPhone lipat dikabarkan akan mengadopsi baterai dengan kepadatan tinggi yang serupa dengan iPhone 17 Slim. Selain itu, perangkat ini akan didasarkan pada teknologi AI.
Chip yang digunakan diperkirakan merupakan generasi terbaru dari A20, atau A21 Pro jika Apple mengikuti pola peluncuran yang biasa.
Mengenai layar, Apple diduga akan memakai panel OLED ProMotion 120Hz di dalamnya, yang disuplai oleh Samsung. Apple tampaknya lebih memilih Touch ID pada tombol daya daripada menambahkan modul Face ID ganda.
Bocoran Harga iPhone Lipat
Kuo mengatakan bahwa ponsel lipat akan masuk dalam kategori smartphone premium. Ia memperkirakan harganya berkisar antara 2.000 hingga 2.500 dolar AS atau sekitar 32,4 juta hingga 40,5 juta rupiah (kurs 16.210 rupiah per dolar AS).
Produksi Apple diperkirakan akan dibatasi hingga 2027 akibat tantangan dalam produksi iPhone lipat generasi pertama. Jumlah pasokan diperkirakan berkisar antara tiga hingga lima juta unit pada tahun depan. Sementara itu, model generasi kedua diperkirakan mencapai 20 juta unit pada 2027.




