Oknum Personil Polres Tanimbar Bripka Tobias Daniel diduga Hasut Masyarakat Lermatang Lawan PSN ‎

FokusKriminal, Tanimbar, Proyek Strategi Nasional adalah serangkaian program pembangunan dan infrastruktur yang ditetapkan pemerintah Indonesia demi percepatan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

‎Presiden Republik Indonesia Jenderal Purnawirawan H. Prabowo Subianto melalui melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2025 telah memprioritaskan 77 PSN utama yang mencakup berbagai sektor yakni Pangan dan Pendidikan, Kesehatan dan Perumahan, Infrastruktur dan Lingkungan serta Energi dan Kawasan.

‎Dari total 77 prioritas PSN utama tersebut, Pengembangan Lapangan Abadi Masela di Desa Lermatang Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Provinsi Maluku berada pada urutan ke-37 yang kini prosesnya menuju ground breaking.

‎Ironisnya, ditengah gencarnya usaha Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia, Maluku, secara khusus Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui PSN di sektor energi Lapangan Abadi Blok Masela, ada saja upaya dari oknum-oknum tertentu untuk menghambat dengan memprovokasi masyarakat demi tujuan mereka untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya dari PSN tersebut.

‎Dugaan salah satu upaya provokasi tersebut diketahui didalangi Bripka Tobias Daniel oknum anggota Polri yang bertugas pada Satlantas Polres Kepulauan Tanimbar.

‎Bripka Tobias Daniel oknum personil Satlantas Polres Kepulauan Tanimbar itu diketahui berperan sebagai salah satu penyandang dana bagi sekelompok masyarakat Desa Lermatang untuk melakukan aksi demonstrasi menentang dan menghambat jalannya proses PSN dimaksud.

‎Tidak terbatas pada dukungan dana, Bripka Tobias Daniel diketahui memotivasi dan mendoktrin masyarakat Desa Lermatang secara khusus kalangan muda untuk melakukan aksi penentangan terhadap tahapan ground breaking PSN tersebut.

‎Motivasi dan Doktrin dimaksud dilakukan Bripka Tobias Daniel berupa pesan singkat yang dikirimkannya melalui aplikasi WhatsApp Group yang keanggotaannya terbatas hanya pada masyarakat Desa Lermatang.

‎Mestinya sebagai personil Polri, Bripka Tobias Daniel mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi dan golongan dengan memberikan pemahaman atau edukasi kepada masyarakat akan pentingnya PSN bagi kesejahteraan segenap bangsa Indonesia, bukan sebaliknya memprovokasi masyarakat untuk membangkang terhadap kepentingan nasional.

‎Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta segera menindak tegas anggotanya Bripka Tobias Daniel personil Satlantas Polres Kepulauan Tanimbar itu yang menimbulkan efek jera sekaligus memberikan edukasi bagi personil lainnya.

‎(Beta Tanimbar).

Related posts