Pemkab Lampung Barat Operasikan 3 Mobil Perpustakaan Keliling

oleh -

LAMPUNG BARAT – Gerakan Literasi Kabupaten Lampung Barat bertumbuh kembang, selain komitmen yang tertuangdalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 tahun 2018 tentang gerakan literasi daerah dan telah ditindaklanjuti dengan dibentuknya Gerakan Literasi Daerah (GLD) yang diketuai Partinia ParosilMabsus, kini geliat literasi terus merambah dan makin banyak inovasi-inovasi terkait dengan literasi.

Inovasi terbaru dan rencananya diluncurkan pada Maret 2020 ini, yakni Gerakan Pagi Membaca(Gerakan PM) dan perpustakaan keliling satu kali sepekan, yang ditetapkapkan setiap hari Rabu pagi.

Inovasi ini digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.Gerakan PM sendiri merupakan program yang diluncurkan dengan tujuan menumbuhkan minat baca
masyarakat tak terkecuali pegawai di lingkungan pemkab setempat, yang tentunya program ini akandiikuti oleh seluruh perangkat daerah hingga kecamatan dan pekon. Dimana setiap Rabu pagi,sebelum pelaksanaan aktifitas seperti biasa, akan diawali dengam Gerakan PM.

Meski mengimbau, pada program Gerakan PM tidak mengharuskan pegawai untuk membaca di
Perpustakaan daerah, melainkan bisa memanfaatkan buku-buku bacaan yang ada di kantor masing-masing.
Selain Gerakan PM, untuk mendukung gerakan PM seluruh kendaraan perpustakaan keliling daribentor sampai mobil akan melayani masyarakat pada Rabu pagi. Dimana pada hari yang sama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah juga akan mengoperasikan Perpustakaan Keliling yakni berupa tiga unit mobil perpustakaan keliling, dan tiga unit bentor yang tentunya dilengkapi dengan ratusanbuku yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dibaca.
Untuk tiga mobil perpustakaan keliling nantinya akan dioperasikan ke sejumlah kecamatan maupundi seputaran pemkab, begitu juga dengan bentor dimana pengelolanya akan mengunjungi pusat-pusat keramaian maupun sekolah-sekolah dan membawa ratusan buku.

Program lainnya yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini, Dinas Perpustakaan dan KearsipanDaerah akan melaksanakan e-library yang didasari UU nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan.
E-library nantinya bisa diakses melalui hp android dengan mengunduh aplikasi e-pusda di google play. E-library memuat ribuan buku dari berbagai katagori.
Dimana e-library adalah perpustakaan elektronik, yang didalamnya memuat buku-buku digitalberformat PDF. Tujuannya yakni, agar memudahkan dalam mengakses dan membaca secara digital.

Terkait dengan program literasi daerah, hingga saat ini sudah ada 43 Lamban baca yang tersebar di15 kecamatan yang ada di kabupaten setempat. Pembentukan lamban baca sendiri, ditetapkan melalui SK Bupati tentang gerakan literasi daerah di tiap pekon.
Melalui Dinas

Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Pemkab Lambar juga telah melakukan kampanye literasi masyarakat, penambahan koleksi buku, pertemuan antar penulis buku, mendatangkan penulis buku terkenal, pembinaan perpus pekon, pelayanan perpustakaan keliling, kemudian setiap tahun menggelar lomba cerita bahasa Lampung.

Selain itu, penguatan gerakan literasi di sekolah juga dilakukan dengan dilakukannya pembinaan perpustakaan untuk mengetahui minat baca siswa, selanjutnya melakukan kampanye kepada anak-anak sekolah untuk mengunjungi Perpustakaan.
Sementara itu, untuk koleksi bahan pustaka dsn layanan informasi berupa buku yang ada di DinasPerpustakaan dan Kearsipan Derah hingga saat ini sudah mencapai 27.981 buku, koleksi dari tahun2008-2019 terdiri dari 11.264 judul.
Klasifikasi buku yakni Karya Umum, Ilmu Filsafat, Agama, Ilmu Sosial, Bahasa, Imu Murni, Ilmu Terapan, Olahraga dan Kesenian, Kesusatraan, Sejarah, Geografi dan Bibliografi.
Sementara itu, dalam menunjang kegiatan pada Dinas Perspustakaan dan Kearsipan Daerah juga disiapka dua jaringan internet, dengan rincian internet free untuk seluruh pemustaka yang datang da n fasilitas internet untuk kelancaran Pekerjaan .
(Kmr)