Milyaran Dana Desa Tiyuh Margo Mulyo, Namun 32 KK Yang Mendapatkan BLT

oleh -

TULANG BAWANG BARAT -Dana Desa (DD) di Tiyuh Morgo Mulya Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulang Bawang Barat 1 (satu milyar) lebih,dari Dana tersebut 30% di Alokasikan untuk penanggulangan Pandemik Covid-19,dan jumlahnya kurang lebih 300 juta untuk BLT,namun menurut penjelasan Pak Indra sebagai Carik atau juru tulis Tiyuh Margo Mulya saat di Konfirmasi awak Media di rumahnya,Dia mengatakan jumlah penerima BLT adalah 32 KK,sedangkan dari Dana 300 juta itu kalau di bagikan semuanya adalah 166 KK, Kamis (18/6/2020)

“Iya Mas,jumlah penerima BLT di tiyuh Margo Mulya ini sebanyak 32 KK yang di ambil dari Dana Desa,dan jumlah Dana Desa Kita sekitar 1 Milyar lebih mas, menurut aturan Pemerintah,kita ambil 30 % dari DD untuk BLT tapi di realisasikan tidak sampai 10%,” ungkapnya.

Lanjut Pak Indra,”ya Kita membagikan Kepada 32 KK itu Mas,karena itu orang yang belum pernah menerima bantuan apa saja Program Pemerintah dan tergolong Keluarga tidak mampu yang berhak menerima BLT itu Mas dan sebelumnya mereka juga belum pernah menerima program bantuan apa saja dari Pemerintah Mas ,dan sisanya insya Alloh akan kita alihkan dalm Pembangunan Pisik,”kata Pak Indra.

Sementara dari hasil pemantauan dan introgasi awak Media di lapangan,masih banyak warga yang mengeluh karena terdampak Kovid-19 dan yang kehilangan pekerjaan si Tiyuh Margo Mulaya,sedangkan mereka sebelum nya tidak pernah mendapat bantuan apa-apa dari Program Pemerintah Pusat ataupun Kabupaten.

“Mas,kami ini sekarang merasa susah Mas gara-gara dampak dari Kovid-19 ini Mas,sementara Program dari Pemerintah Pusat melalui Dana Desa yaitu di potong 30% kalau lebih dari 1 Milyar yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT),dan sudah jelas-jelas yang tidak berhak menerima BLT itu adalah,PNS,Polisi,Tentara,Aparatur Tiyuh dan Masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah.
Sementara kami ini sebelumnya tidak pernah menerima bantuan dalam bentuk apapun dari pemerintan Mas,dan Kami sangat berharap dapat BLT itu Mas,” ungkap beberapa masyarakat yang enggan di sebutkan namanya.
(San)