Ajudikasi, Alternatif Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan dan Arbitrase

oleh -

Oleh : Dede Farhan Aulawi (Pemerhati Hukum)

Berbagai aktivitas kehidupan manusia memiliki banyak ragam kepentingan. Dimana banyaknya ragam kepentingan tersebut, terkadang menimbulkan suatu sengketa karena adanya perbedaan kepentingan atau perbedaan sudut pandang dalam melihat suatu fenomena. Pada umumnya bila terjadi sengketa diantara dua belah pihak yang memiliki masalah diselesaikan melalui jalur pengadilan. Namun ada cara penyelesaian lain di luar pengadilan, yang biasa dikenal dengan istilah arbitrase. Di mana Badan Arbirtrase Nasional Indonesia (BANI) sebagai wadahnya.

Di luar jalur pengadilan maupun arbitrase, masih ada jalur lain dalam penyelesaian sengketa, seperti mediasi, konsiliasi dan ajudikasi. Ajudikasi adalah cara penyelesaian masalah antara dua pihak yang bertikai di luar jalur pengadilan ataupun arbitrase, dimana dalam menyelesaikan sengketanya menunjuk pihak ketiga yang disebut dengan Ajudikator sebagai penengahnya. Cara menyelesaikan sengketa atau masalah melalui jalur adjudikasi adalah dengan mengumpulkan data-data kebenaran, baik data fisik maupun data yuridis sebagai bahan pertimbangan dalam membuat keputusan bersama untuk penyelesaian sengketa/masalah tersebut. Keputusan yang dihasilkan bersifat mengikat dan berlandaskan hukum, serta para pihak harus patuh dengan keputusan dari Ajudikator.