Tamiang ( Aceh) fokuskriminal.Com.27/22
Sebanyak 21 Desa (Kampung) di Kabupaten Aceh Tamiang menerima penghargaan dari Kementerian Desa (Kemendes). Penghargaan dimaksud diserahkan oleh Bupati Aceh Tamiang kepada para Datok (Kepala Desa) di Aula Kantor Camat Karang Baru pada Senin (26/12/2022).
Kepala Dinas, Pemberdayaan Masyarakat Dan Kampong, Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (DPMKPP Dan KB) Kabupaten Aceh Tamiang, Mix Donal saat dikonfirmasi oleh awak media” menyatakan, di tahun 2022 ini, prestasi Kepala Desa di Kabupaten Aceh Tamiang mengalami peningkatan dimata masyarakat dan pemerintah pusat,’
“Pada tahun 2021 lalu hanya 7 Desa yang menerima piagam dari Kemendes sebagai Desa Mandiri. Tetapi di tahun 2022 ini Desa yang meraih penghargaan ini mengalami peningkatan, dar 7 Desa menjadi 21 desa,” ujar Mix Donal ”
Lanjut Mix Donal, selain menerima penghargaan sebagai Desa Mandiri, para Datok dari 21 desa ini juga menerima PIN dari Kemendes yang tadi disematkan oleh Bupati Aceh Tamiang, Mursil.
Menurut Donal, ke 21 desa penerima piagam dan PIN itu merupakan desa yang telah mencukupi kriteria untuk diberi penghargaan karena pencairan dana desa dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun.
“Sistem Administrasinya bagus dalam membuat laporan ke kemendes terkait penggunaan Dana Desa berdasarkan pengelolaan dan pemanfaatkan secara tepat sasaran,” ungkapnya.jangan salah pergunakan dana yang diberikan pemerintah”
Selain piagam dan PIN, tutur Mix Donal, biasanya desa yang dianugerahi penghargaan tersebut ada mendapatkan biaya-biaya tambahan Untuk kerja dari Pemerintah Pusat melalui Kemendes. Karena hasil kenerjanya yang dinilai berhasil.
Penghargaan yang diraih para Kepala Desa itu merupakan hasil penilaian langsung dari Kemendes, tanpa ada campur tangan dari Pemkab Aceh Tamiang.
“Dengan hasil iniTidak ada upaya tertentu atau lobi maupun usulan dari Kabupaten ke Kemendes,” sebut Kepala DPMKPP Dan KB ini.Mix Donal ”
Mix Donal menyarankan bagi para Kepala Desa yang Desanya belum mendapatkan penghargaan dari Kementerian Desa agar lebih berpacu meningkatkan kinerja dalam pengelolaan anggaran Dana Desa, supaya menjadi desa berprestasi.” Pintasnya” kepada awak media,’
( wan Atjeh)
Kaperwil Aceh





