JAKARTA,fokuskriminal.com— Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., menegaskan bahwa pemberantasan peredaran narkoba harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan agar negara tidak kalah dari bandar narkoba.
Pernyataan ini disampaikan seiring digencarkannya operasi terpadu pemberantasan narkoba di berbagai wilayah Indonesia.
📌 LANGKAH NYATA YANG DILAKUKAN
Sejak awal Oktober 2026, Polri bersama BNN, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait telah mengintensifkan penindakan di sejumlah kawasan rawan narkoba yang mencakup:
– 📍 Jakarta
– 📍 Sumatera Utara
– 📍 Riau
– 📍 Sulawesi
– 📍 Kalimantan
Puluhan hingga ratusan orang telah diamankan, barang bukti narkotika disita, dan jaringan yang lebih luas terus diungkap.
💡 TIGA PILAR UTAMA KOMITMEN POLRI
Tabel
🛡️ Penegakan Hukum ⚖️
Tindakan tegas terhadap bandar dan pengedar
🏥 Rehabilitasi Pengguna yang memenuhi ketentuan diarahkan menjalani rehabilitasi
🤝 Partisipasi Masyarakat Penindakan, pencegahan, dan peran aktif warga
“Pemberantasan narkoba membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Melalui penindakan, pencegahan, rehabilitasi, dan partisipasi masyarakat, kita persempit ruang gerak jaringan narkoba serta melindungi masyarakat dari bahayanya.”
— Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.
✅ PESAN PENTING
Komitmen Polri: Bersama Maksimal Menegakkan Hukum dan Melindungi Indonesia.
Negara tidak akan memberi celah bagi peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa.
Zulfikar —
Reporter FOKUSKRIMINAL.COM
Mengungkap Fakta Hukum ⚖️
#PemberantasanNarkoba #Kapolri #LindungiIndonesia #PolriBerantasNarkoba #FokusKriminal





