Anak Driver Gojek di Tabrak Calon Lurah Sampai Meninggal

oleh -

Jakarta, FokusKriminal.com – Salah satu Keluarga Besar Gojek Indonesia memohon dukungan & do’a kepada seluruh rekan-rekan OJOL seperjuangan satu aspal dan kepada masyarakat agar proses hukum yg sedang saya tempuh mendapatkan keadilan.

Saya ingin memperjuangkan keadilan, secara hukum atas meninggalnya Putri pertama saya Almh. Bhianka Zhietara Rasyah Binti Marwansyah atau yg akrab di panggil “ARA” 😭 ucap salah satu driver online

Putri Saya meninggal dunia karena kecelakaan yg tidak wajar. kecelakaan terjadi di dalam perumahan (bukan jalan raya). si penabrak merupakan warga perumahan tsb, di mana seharusnya dia sudah tau situasi dan kondisi di dalam perumahan itu sendiri.

Peristiwa terjadi di Perumahan Permata Hijau Bogor, sekitar pukul 11.45 WIB pada tgl 23 Januari 2020.

Kronologis :

Siang itu putri kami dan temannya (DILA) sedang bermain di sekitar perumahan. tanpa di sadari ada sebuah mobil Honda HRV berwarna putih yang NOPOLnya belum saya ketahui dan dikendarai oleh sodara Hermawan ALIAS Ego datang dari arah luar perumahan dan menyebabkan putri kami beserta temannya yg sedang bermain tertabrak.

Putri kami kritis, sedangkan temannya (DILA) luka-luka dan selamat dari kejadian lalu langsung lari kerumah saya untuk memberitahukan istri saya. Setelah istri saya keluar dan menuju TKP, mobil si penabrak masih ada di situ. Istri saya mencari keberadaan putri saya di kolong mobil tsb sambil berteriak dgn histeris “ARA nya mana !!?”. Tapi putri kami tidak ada dikolong mobil, melainkan sudah ada didalam mobil bersama tetangga yg lain (Andre) dan si penabrak (Hermawan/Ego). Lalu mereka pergi tanpa memberitahukan Istri saya yg sedang kebingungan mencari Putri Saya.

Setelah dapat kabar putri saya kecelakaan dan meninggal dunia. Saya dan keluarga di Jakarta langsung berangkat ke Bogor. Kenapa saya ada di JKT, karena saya ONBID di JKT dan pulang seminggu/2-minggu sekali.

Sesampainya di Bogor, ternyata jenazah sudah dirumah. Dan proses dari saya melihat kondisi jenazah, dimandikan dan di kafankan semua terkesan di segerakan. Padahal dari pihak keluarga sudah memberitahukan bahwa masih ada keluarga yg masih dalam perjalanan. Tetapi, warga tetap ingin jenazah dimakamkan sesegera mungkin dengan alasan kasihan jika ditunda-tunda. Masalah tempat pemakaman, pihak keluarga kami ingin di makamkan di JKT tp pihak warga ingin dimakamkan di sana.. dengan alasan yg sama. Secara kondisi mental dan akal yg tidak sehat pada saat itu, maka kami sekeluarga tidak bisa berpikir dgn jernih untuk mengambil setiap keputusan dlm keadaan terdesak seperti itu.

Dari awal saya sampai di Bogor hingga selesai pemakaman, saya tidak melihat dan bertemu dgn pihak penabrak sama sekali. Kami sekeluarga memutuskan untk melapor ke pihak berwajib, tapi lagi-lagi pihak warga lah yg mencegah kami. Dengan alasan diselesaikan secara kekeluargaan saja. Kami sekeluarga mengerti betul bahwa ini adalah musibah dan kehendak dari allah. Maka dari itu, kami sekeluarga mau di ajak secara kekeluargaan. Tapi kenyataannya sampai saat ini setelah 40 hari lebih kami menunggu dan memberi kesempatan kepada si penabrak, ternyata tidak ada etikat baik maupun bentuk kekeluargaan yg di tunjukkan/dilakukan secara langsung oleh si penabrak terhadap kami.

Oleh karena itu, kami memutuskan untk membuat laporan kepolisian atas apa yg sudah menimpa putri kami. Tapi, kenyataannya tidak semudah itu. Kami sudah melapor ke lakalantas, namun belum ada kelanjutan hukumnya karena barang buktinya ternyata di over kredit oleh si penabrak. Dan banyak rumor yg beredar bahwa si penabrak adalah Calon Lurah/Kades disana. Ditambah, si penabrak ini merupakan anak dari mantan Kades/Lurah disana. Sedangkan Saya dan istri hanyalah pendatang, karena kami asli JKT. Dan perumahan itupun saya dapatkan karena program kerjasama Gojek dan BTN di tahun 2017 silam.

“Hingga kini, pelaku masih bebas berkeliaran tanpa diproses secara hukum.”

Oleh karena itu, kami sekeluarga khususnya saya dan istri memohon dengan sangat bantuan moril, do’a dan dukungan dari seluruh rekan-rekan OJOL satu perjuangan satu aspal dan kepada masyarakat agar permasalahan yg sedang kami hadapi dapat terselesaikan sesuai dengan harapan dan ketentuan hukum yg berlaku di negara Republik Indonesia yg sangat kita cintai.

Akhir kata, saya ucapkan terima kasih banyak atas waktu dan perhatiannya yg sudah di luangkan untuk saya, khususnya untuk almarhumah tercinta putri pertama kami “ARA”.

Zulfikar