Aksi Penembakan Warga. 3 Pelaku Rasa Tak Berdosa.

oleh -

Tangerang Selatan – Fokuskriminal.com
Masyarakat diprediksi akan geram mendengar kesaksian para pelaku penembakan di 7 TKP di wilayah tangerang Pasalnya, mereka merasa tidak berdosa usai menembaki warga menggunakan airsoft gun. Salah seorang pelaku penambakan berinisial EV mengungkapkan perasaannya usai menembak pemotor yang menurutnya ugal-ugalan dan tidak tertib berlalu lintas. EV merasa biasa saja. Pelaku EV melakukan penembakan itu dengan dua saudara sepupunya yang merupakan kembaran, CLA (19) dan CHA (19). Mereka melakukan aksi penembakan dari dalam mobil.

Aksi mereka ini dilakukan setiap Sabtu malam atau Minggu dini hari selama kurun waktu Juni-Juli 2020. Mereka berkeliling mencari sasaran para pengendara motor yang menurutnya ugal-ugalan. “(Menembak) sambil jalan mobil. (Cara membidik sasaran) ya, seperti nembak biasa saja,” ucap EV.

Dalam aksinya, mereka mengikuti pemotor yang menurutnya ugal-ugalan. CLA dan CHA bertugas menunjuk target, sedangkan EV, sebagai eksekutor penembakan, duduk di jok belakang. Setelah melakukan penembakan, mereka langsung melarikan diri. Mereka sendiri tidak pernah tahu aksi penembakan itu ternyata menimbulkan korban luka.”(Jarak tembak) 15 sampai 20 meteranlah,” ujar EV.
Para pelaku mengaku pernah punya pengalaman buruk dengan pemotor. EV mengaku pernah dipepet oleh pemotor di jalanan. “Punya pengalaman sendiri pemotor ugal-ugalan. Karena dari kita pernah punya masalah dulu, seperti mobil dipepet,” katanya. Begitu pula dengan CLA yang mengaku punya pengalaman buruk dengan pemotor. Dia mengaku pernah ditabrak pemotor hingga terjatuh “Pernah ditabrak, diserempet juga,” sebut CLA.