Heboh, Orasi Politik Partai Pengusung Paslon Bupati MR-AY di Ruang Sidang DPRD “Masyarakat Protes”

oleh -

Lima Puluh Kota.fokuskriminal.com – Masyarakat luas di Luak Limopuluah, terlihat sontak serta kaget, atas prilaku 10 Wakil Rakyatnya. Apa soalnya.

Dampak, viralnya video 10 anggota DPRD kabupaten Lima Puluh Kota, khusus para wakil Partai Koalisi pengusung Pasangan Calon Bupati, Muhammad Rahmat dan Asyirwan Yunus dari Partai Gerindra, PKB serta Hanura, diketahui lakukan orasi politik yang menyatakan dan mendukung paslon bupati dan wakil bupati MR-AY pada Pilkada tahun ini, ternyata menuai protes dan kritikan pedas.

Protes serta keritikan pedas datang dari beberapa praktisi. Seperti halnya, praktisi hukum Luak Limo Puluah, Yossi Danti SH MH, menyayangkan sikap para wakil rakyat yang memakai ruangan DPRD untuk kampanyekan salah satu paslon.

“Ini terkesan menampakan seakan tidak memahami fungsinya legislasi sebagai anggota Legislatif,” ujar Yossi Danti, Rabu pagi (30/09).

Yossi menegaskan, ruangan rakyat dan perangkat negara harus bersifat netral dalam pilkada.

“Masak iya ruangan rakyat dan perangkat negara yang seharusnya bersifat netral dijadikan arena kampanye dan ini jelas menyalahi aturan. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 tahun 2017, ada beberapa poin penting yang mengatur tentang kampanye pemilihan pejabat negara dan Permendagri No. 13 tahun 2009 yang didalamnya terdapat aturan yang melarang paslon yang menduduki sebagai pejabat negara menggunakan fasilitas negara selama masa tahapan kampanye berlangsung, kecuali PAW,” sebut aktifis srikandi Luak Limo Puluah itu.