Tanah Ponpes Markas Syariah FPI Dipermasalahkan, Daftar Nama Taipan Penguasa HGU Viral.

oleh -

 

FOKRIM Jakarta – Kontroversi soal lahan Markas Syariah(MS) FPI di Megamendung, Bogor, Jawa Barat yang dipermasalahkan pihak tertentu, akhirnya justru berbuah blunder bagi pihak anti Ponpes MS FPI itu.

Nama-nama taipan, cukong dan kroni yang menguasai lahan HGU dengan jumlah luas yang super dahsyat (MS FPI mah tidak ada apa-apanya) malah jadi viral dan tersebar luas.

Somasi yang dikirimkan oleh PTPN (PT Perkebunan Nusantara) VIII biasanya dapat teguran dari Administratur Gunung Mas PTPN VIII (setingkat bupati) tapi untuk Pondok Pesantren Markas Syariah Megamendung ini yang turun tangan langsung Dirutnya, Mohammad Yudayat.

Ini terlihat sangat politis sekali, bukan sebagai teguran yang untuk Penegakan Hukum. Perlu diketahui, tanah-tanah yang bermasalah di pajak bekas perkebunan Cikopo Selatan Gunung Mas yang sekarang diklaim oleh PTPN VIII seluas sekitar 352.67 ha ini tersebar di 6 desa.

1. Dua desa yakni Desa Sukakarya dan Kopo, Kecamatan Megamendung seluas lebih kurang 94.26 ha;

2. Desa Sukagalih, Megamendung seluas lebih kurang 40.08 ha;