Pelalawan ,fokuskriminal.com
– DiKabarkan Besok Kamis akan ada unjuk rasa di PT.Serikat Putra pada kamis 03 /06/ 2021 dengan aksi penutupan akses jalan di lingkungan PT.Serikat Putra demikian disampai oleh seorang warga Rawang Empat Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau yang enggan di publikasikan nama oleh media ini.
Menurut Keterangan warga Rawang Empat yang enggan disebutkan namanya Itu kepada awak media pada rabu 02/06 /2021 sekira pukul 10.30 Wib,. Ia menuturkan kalau Aksi unjuk rasa tersebut melibatkan kan lurah rawang Empat Ramli, serta Kades Lubuk Keranji Timur, Kades Lubuk Raja, Kades Sialang Bungkuk, Kades Terbangiang, Kades Tambun serta Kades Lubuk Mandian Gajah Muslick.
Sungguh sangat memprihatin kan sekali disaat situasi covid – 19,,, mulai dari Presiden hingga Bupati, telah berupaya bagaimana caranya memutus mata rantai penyebaran covid – 19, ini malah sebaliknya,ada Oknum Lurah beserta kepala Desa yang ingin melakukan unjuk rasa untuk menutup akses jalan, sehingga bisa mengundang kerumunan atau keramaian nanti nya .
Konflik sosial seharusnya bisa diredam , malah di besar-besar kan oleh oknum lurah dan kepala desa.dan ini
Mengacu Undang Undang Nomor : 7 Tahun 2012 tentang penangganan konflik sosial,
Menurut penuturan warga Rawang Empat tersebut , semuanya sudah di fasilitasi untuk pertemuan agar membahas masalah Ini dengan kepala dingin,,malah tidak diindahkan dan tetap ingin unjuk rasa dan menutup akses jalan di PT.Serikat Putra tersebut.
“Masyarakat sangat berharap sekali kepada pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya harus tegas bagi setiap orang yang sudah melanggar hukum yang telah diberlakukan di negara kesatuan republik indonesia Ini.
“Jangan terjadi hal hal yang tidak kita ingin kan ujar warga Rawang Empat.
Sementara Itu Lurah Rawang Empat Ramli Ketika di komfirmasi Awak media pada Rabu malam 03/06/2021 sekira pukul 00.30.Wib. lewat telpon dan pesan WhatsApp mengatakan, ”
” Insya Allah iya bg. Hasil briefing tdi malam
” Hasil Rapat kepala Desa dan Ketua Koperasi malam ini pak. ujarnya
” Aksi penutupan jalan tetap di laksanakan di dua titik , 1. Simpang 4 Maliki, 2. Simpang Tahu. Sambil menunggu mediasi dengan PT SP di kantor Camat jam 9.30 Wib. Kalau mediasi ditemukan titik terang aksi di hentikan. Tapi kalau ngambang aksi lanjut pak. Kami berharap yang hadir besok pagi manajemen yang bisa memutuskan Persoalan KEMITRAAN ini pak, agar aksi tak berlanjut, ujar Ramli.
( TIM )





