“Polsek Kota Pelaihari,, amankan Kolektor PT Mandala Finance”

oleh -

Pelaihari,Kalsel, fokuskriminal.com.-Polsek Kota Pelaihari mengamankan satu orang oknum kolektor berinsial RL warga Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Pada Senin (23/8/21) malam.

Pelaku diamankan dirumah kontrakan/bedakkan Blok F Perumahan CIP Atu Atu Pelaihari lantaran selaku kolektor karyawan PT. Mandala Finance telah menerima titipan penyetoran uang pembayaran angsuran/bulanan dari 19 orang nasabah Mandala Finance tetapi uang tersebut tidak disetorkan ke PT Mandala Finance dan digunakan sebagai keperluan pribadi oleh RL. Sehingga menyebabkan perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp. 47.000.000 (empat puluh tujuh juta rupiah). Atas kerugian tersebut PT. Mandala Finance laporkan RL ke Polsek Kota Pelaihari.

Kapolsek Kota Pelaihari, Ipda May Felly Manurung mengatakan awalnya Polsek Pelaihari menerima laporan dari Badan Hukum PT. Mandala Finance Cabang Pelaihari yang
langsung di laporkan pimpinan cabangnya adanya dugaan pidana penggelapan dalam jabatan yang dimaksud dalam 374 KUHP.

“Tanggal 23 Juli 2021, diketahui Ada dugaan pidana tersebut dilaporkan, sampai akhirnya kita lakukan permintaan keterangan terhadap pelapor, kita minta alat bukti baik itu rekapan data termasuk surat pengangkatan karyawan ini. Setelah itu kita lakukan pencarian selama 1 bulan kita temukan di tanggal 23 Agustus jam 22.00 wita di salah satu bedakan yang ada di Blok F perumahan Cip Atu Atu Pelaihari,”ungkapnya saat dikonfirmasi media ini, pada Kamis (26/8).

Pelaku kita amankan segera, kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan kita tingkatkan penyidikan, dan saat ini pelaku inisial RL itu kita lakukan penahanan terhadap dirinya,”imbuh Felly Manurung.

Felly Manurung juga menghimbau kepada seluruh warga yang ada kewajiban pembayaran terhadap angsuran kendaraan bermotor jika tidak berhalangan lebih baik langsung setor kekantor pembiayaan tersebut.

“Kalaupun di tagih oleh pihak kolektor minta kuitansi pembayarannya. Karna sering terjadi hanya kepercayaan saja baik transfer atau kasih duit dianggap sudah akrab ya seperti itu. kita mengkhawatirkan kalau hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini terjadi,” pungkasnya.

Pelaku saat ini disangkakan dengan pasal 374 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Kontributor Kalsel : Jauhar

No More Posts Available.

No more pages to load.