Dampak PPKM, Pengusaha Kuliner Di Marelan Night Market Banyak Yang Bangkrut.

oleh -

Medan, fokuskriminal.com.-Setelah pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari awal juli hingga akhir agustus, akhirnya para pedagang di PRR Marelan Night Market dapat berdagang kembali setelah tempat usaha tersebut ditutup untuk sementara. Tempat yang berlokasi di jalan Marelan Raya, Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan ini buka dari pukul 16.00-23.00 setiap hari. Disini terdapat berbagai macam aneka makanan dan minuman serta permainan anak.

Namun, pemandangan cukup berbeda terlihat jelas disana, sebelumnya banyak sekali gerai makanan dan minuman dengan berbagai aneka menu jajanan dan para pengunjung yang menempati meja-meja yang ada disana. Sekarang banyak gerai makanan yang tutup dan pengunjung yang tidak terlalu ramai.

Seorang penjual minuman kekinian di PRR Marelan, Jejen mengatakan, setelah PPKM pendapatannya cukup menurun akibat sepinya para pembeli yang datang kesana. Menurutnya salah satu faktor sepinya Marelan Night Market kini adalah karena banyak stand makanan yang tutup sehingga mengurangi minat masyarakat untuk kesana.

“Gara-gara PPKM itu kita jadi sepi semuakan, pengunjung ngga mau datang kemari. Gara-gara itu juga penurunan ikut turunlah, drastis kalipun. Dulu banyak yang datang banyak juga yang dagang disini, tapi karena sepi banyak juga yang tutup jadinya”. Ungkap Jejen, Kamis (5/11/2021)

Mensiasati sepinya tempat usaha, Jejen mengaku kerap memberikan promo kepada calon pembeli. Kemudian, Jejen juga berharap agar PRR Night Market tetap ramai pengunjung setiap hari seperti awal-awal bukanya tempat usaha tersebut.

“Ya kita sering lah kasih promo-promo gitu, biar tertarik orang kan. Terus harapannya semoga Marelan Night Market ini rame terus tiap hari kayak awal-awal buka, ngga cuma sabtu minggu aja ramenya”. Ungkapnya

Selain para penjual makanan, di Marelan Night Market juga terdapat para pelaku usaha penyewaan mainan anak. Berbeda dengan para pedagang makanan dan minuman, para pelaku usaha penyewaan mainan anak ini justru makin ramai yang mengunjungi.

Seorang penjaga mainan anak, Selvi mengatakan, salah satu faktor ramainya tempat bermain anak saat ini karena pemindahan lokasi dimana pada awalnya permainan anak berada di lokasi belakang dari PRR Marelan ini. Kemudian setelah penutupan sementara lokasi permainan anak pindah kedepan sehingga menarik minat masyarakat yang melintasi jalan Tanah 600.
“Lebih rame yang di depan. Karena di depankan lebih nampak di jalan, kalo dibelakangkan kurang nampak”. Ungkap Selvi, Kamis (2/11/2021)

Meski demikian, para pelaku usaha dan pengelola tempat usaha PRR Marelan Night Market tetap menghimbau kepada masyarakat yang ingin berkenjung ke PRR Marelan untuk tetap melaksanakan protkol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak saat sedang berada di lokasi.

ditulis oleh Syifa Nadia Humaira

No More Posts Available.

No more pages to load.