Masyarakat Hukum Payakumbuh pertanyakan? Hibah Tanah Eks-Dinas Pertanian, Cacat Hukum.

oleh -

PAYAKUMBUH, fokuskriminal.com – Masyarakat Hukum Kota Payakumbuh mempertanyakan alasan Pemerintah

Kota Payakumbuh yang menghibahkan tanah “eks Pertanian” kepada Kejaksaan Negeri Payakumbuh.

Apalagi pada saat yang sama Kejaksaan Negeri Payakumbuh
juga tengah megungkap dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh.

Ditegaskan, Ady Surya SH, MH dan M. Nurul Fajri SH, bahwa pemberian hibah ini sangat sarat akan konflik kepentingan. Karena tidak memiliki tujuan dan manfaat yang jelas bagi Kota Payakumbuh serta dilakukan pada momentum yang tidak tepat

Apalagi aset pemerintah daerah yang dihibahkan itu memiliki nilai strategis yang tinggi untuk lokasi yang berada di kawasan Kota Payakumbuh. Selain itu hibah tersebut tidak memiliki ukuran yang jelas akan memberikan dampak seperti apa terhadap pembangunan atau kemajuan Kota Payakumbuh.

Padahal aset yang dihibah juga diperoleh dari hibah yang pasti pada saat diperoleh bertujuan untuk
pembangunan atau kemajuan Kota Payakumbuh.

Maka jika tujuan dan manfaatnya tidak jelas pembangunan dan kemajuan
Kotab Payakumbuh, hibah yang diberikan kepada Kejaksaan Negeri Payakumbuh patut diduga memiliki indikasi suap. Karena Kejaksaan tengah melakukan pengungkapan kasus korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh.
Hibah yang dilakukan tersebut telah mengabaikan ketentuan perundang-undang.