Diduga Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) SDN 003 Tambun di Pertanyakan

oleh -

PELALAWAN – Diduga tidak ada keterbukaan Penerima Biaya kartu Indonesia pintra ,Wali Murid Sesalkan Pihak sekolah SDN 003 tambun terkesan tidak ada keterbukaan selama ini dengan kartu di pegang pihak sekolah, setelah ada menerima pertama baru di pertanyakan, baru pihak sekolah berikan buku tabung ke wali murid.

” Kita sesalkan pihak sekolah selama ini tidak ada keterbukaan sementara ada perbedaan penerima, ada yang menerima dua kali bahkan kami baru menerima satu kali kenapa demikian apakah ada perbedaan, ungkap GI (38) wali murid kepada fokuskriminal.com, Jum’at (24/07/2020).

Menurut Wali Murid Kartu Indonesia pintar baru satu kali menerima selama tiga tahun pertama diterima pada tahun 2017 sampai saat ini belum menerima saat dijumpai guru Jenaris katanya tidak tau “saat ditanyakan pada guru katanya tidak ada dan katanya kartu tersebut bukan dari rumah sekolah itu dari luar tuturnya .sementara ada beberapa wali murid tidak memegang Buku tabung KIP padahal ada beberapa murid memiliki Buku KIP Cukup aneh kan.

Juga di sampaikan oleh wali murid saat di rumah tetangganya wali murid menyampaikan sesuai rapat ada Pemotongan untuk biaya pengambilan pencairan KIP di kerinci sebesar 50.000,- ungkap GI juga ditambahkan lagi salah satu wali murid kalau kita satu kali menerima selama ini Pertama kita di potong 50.000,- setelah itu dapat uang kita juga di potong 30.000 katanya untuk biaya penerima ke kerinci .apakah memang begitu Prosedurnya .kita tidak tau ,Memang benar dulu ada rapat terkait Kartu KIP ,namunkan itu tugas mereka .

Sementara saat walimurid mencoba menghubungi melalui via WhatApp Kepsek Joko winarno guna mempertanyakan terkait Kartu KIP Kartu Katanya , “Kesekolah saja hubungi pak Naris, rumah dekat saja lalu ditambah lagi kesekolah saja, tuturnya.

Katanya , “Hari sabtu diundang rapat kesekolah orang tua siswa juga tak datang, namun wali murid sudah ikut rapat pada hari sabtu siapakah yang tidak hadir kata kepsek SDN 003 tambun…?

Setelah itu Kepala sekolab Joko Winarno Memblokir satu WhatsApp ,Namun saat di konfirmasi menggunakan WhatsApp lainnya terlihat foto profil, apakah Kepsek elergi saat di konfirmasi Jurnalis fokuskriminal.com. *(Anto)

Hingga berita ini dipublikasikan Joko Winarno selaku Kepsek SDN 003 belum bisa dikonfirmasi terkait Bantuan Kartu Indonesia Pintar(KIP).