“Pembangunan Rabat Beton Desa Gedung Jaya,diduga Banyak Penyimpangan dan terkesan Asal Jadi”

oleh -

Tulang Bawang, lampung,fokuskriminal.com.-
Pembangunan Rambat Beton yang terletak pasar Gedung Jaya kecamatan Rawa Pitu kabupaten tulang bawang diduga tidak transparan karena tidak memiliki papan imformasi anggaran dan asal jadi,terlihat dari adukan semen yang nampak jelas pada adukan semen tersebut banyak pasir atau kurangnya semen.
Padahal jelas di dalam undang undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagai mana telah di ubah dengan undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. Dalam pasal 2 ayat 1 menyatakan setiap orang dengan sengaja memperkaya diri sendiri atau orang lain yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara di penjara se umur hidup atau paling singkat penjara 4 tahun.

Pemasangan papan imformasi anggaran proyek diharuskan karena merupakan kewajiban sesuai dengan kepres No,80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah

Saat tim media dan lembaga memantau dan meninjau kelapangan pada hari Rabu 15-09-2021)pembangunan Rabat beton yang terletak kampung Gedung Jaya, saat dikonfirmasi kepada tenaga kerja harian tukang,tim bertanya,mas mana papan informasinya? mereka mengatakan “kami selama bekerja tidak mengetahui adanya papan anggaran pembangunan tersebut,pungkasnya

Mengenai papan informasi di duga kepala kampung Gedung Jaya Suyono telah mengangkangi,UU No,14 tahun 2008
Tentang keterbukaan imformasi publik (KIP)pasal 52,badan publik yang dengan sengaja tidak menyediakan dan menerbitkan imformasi publik berupa imformasi publik yang wajib di umumkan secara terbuka
Akan dikenakan pidana kurungan (1 tahun dan di denda(5.000.000 juta rupiah). Mungkin sang kepala desa sudah kebal dengan hukum

Diharapkan untuk instansi dan Aparat penegah hukum untuk dapat meng audit serta memberantas tindakan oknum yang kerap memanfaatkan pembangunan untuk memperkaya diri. Fokuskriminal.com
/ Uj&tim,
bersambung.

No More Posts Available.

No more pages to load.