“Terkesan” Kebal Hukum, Perjudian Di Desa Banjarejo Ngadiluwih Kediri Tetap Exis Buka!!!

oleh -

“Terkesan” Kebal Hukum, Perjudian Di Desa Banjarejo Ngadiluwih Kediri Loss Doll Buka!!

Kediri, Fokuskriminal.com – Hukuman pidana seakan tidak digubris oleh para pemilik kalangan perjudian sabung ayam dan dadu otok di daerah Kabupaten Kediri untuk tetap menjalankan praktek usaha haramnya. Seperti halnya yang terjadi di arena sabung ayam dan dadu otok di Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.

Disaat pemerintah sedang gencar-gencarnya memutus rantai penyebaran virus covid-19 dengan pemberlakuan PPKM, justru kegiatan perjudian sabung ayam dan dadu otok di Desa Banjarejo ini masih saja berlangsung tanpa menghiraukan protokoler kesehatan tentang larangan berkerumun guna menghindarkan masyarakat agar tidak terpapar virus covid-19.

Kegiatan haram dan melawan hukum tersebut disinyalir luput dari pengawasan pihak kepolisian khususnya Polsek Ngadiluwih, Polres Kediri dan Dinas terkait, sehingga Perjudian di Desa Banjarejo ini “terkesan” lolos dari pantauan APH setempat.

Melalui informasi yang berhasil diperoleh awak media dilapangan diketahui bahwa kalangan judi sabung ayam ini “diduga” menggandeng pihak aparat yang menjadi backing perjudian, sehingga terlihat aman dan tidak ada aduan masyarakat tentang praktek haram tersebut.

Hal itu juga diungkapkan oleh salah satu warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya, “setahu saya semua sudah dikondisikan mas, makanya disini aman mas, jarang ada obyakan,” Ungkapnya. (10/10/2021)

“Walaupun judi disini termasuk breng-brengan mas, tapi banyak orang luar juga mainnya disini dan setahu saya juga gak pernah libur mas”, imbuhnya.

Padahal perjudian jelas – jelas melanggar Perda Provinsi Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Daerah Provinsi Jatim No. 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, juga melanggar Pergub Jatim No. 53 tahun 2020 , tentang penerapan Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian virus corona, bahkan sampai melanggar Inpres No. 6 tahun 2020, serta melanggar UNDANG – UNDANG HUKUM PIDANA ( KUHP ) Pasal 303 tentang Perjudian.

Perlu diketahui, perjudian sabung ayam merupakan perbuatan melawan hukum pidana. Undang-undang Perjudian No.7 Tahun 1974 menegaskan bahwa, setiap kegiatan perjudian adalah merupakan tindak pidana dan diancam hukuman pidana.

Sampai berita ini diturunkan, awak media masih menunggu tindak lanjut dari aparat hukum dan dinas terkait untuk menertibkan dan menutup perjudian sabung ayam dan dadu otok di Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri tersebut. ***(Tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.