Mesuji fokuskriminal.com
Sabtu 20 Agustus 2022,
Sekolah bukan hanya tempat anak bermain tetapi sekolah juga tempat dimana peserta didik menimba ilmu tempat para siswa mengembeleng diri mencari nilai-nilai agar dapat digunakan sebagai bekal dimasa depan,
Sekolah serta seluruh penghuninya dituntut agar dapat bersikap jujur dan tanggung jawab dari mulai guru sampai kepala sekolah bahkan peserta didik,
Namun apa jadinya jika sejak pendidikan setingkat sekolah dasar saja para peserta didik ini dibawah naungan orang orang Pengajar yang bermental korup,
Seperti halnya di sekolah SDN 12 tanjung raya, dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang nilainya miliaran Rupiah melaksanakan pembangunan dengan asal asalan dari mulai tidak sesuai dengan gambar dan RAB juga menggunakan pasir lumpur yang diduga hasil penambangan ILEGAL,
Padahal didalam pelaksanaan pengerjaan proyek semua sudah di atur didalam perundang undangan namun masih saja terjadi seakan tidak ada rasa takut pada sangsi pidananya
Dalam undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah di ubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 yang isinya barang siapa dengan sengaja memperkaya diri sendiri atau orang lain maka jelas sangsi dan ancaman pidana bagi pelaku,
Ditambah dengan undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang penyalah gunaan jabatan dan wewenang, namun semua undang-undang itu diabaikan oleh kepala sekolah SDN 12 tanjung raya,
Proyek dengan anggaran pantastis ini dikerjakan secara swakelola dengan nilai sebagai berikut ruang UKS Rp 105,000,000 seratus lima juta rupiah. kemudian rehab ruang kelas dengan jumlah ruangan 10 ruangan terdiri tiga gedung sekolah senilai Rp1,500,000,000 satu miliar lima ratus juta rupiah di tambah dengan ruang laboratorium dengan nilai proyek Rp 275,000,000 dua ratus tujuh puluh lima juta rupiah sungguh ini adalah proyek dengan nilai pantasis yang semestinya dikerjakan dengan sangat baik,
Sementara dari hasil pantauan tim media yang mendatangi proyek tersebut hasilnya sangat menyedihkan contoh melihat pasir yang digunakan pun seperti luhur namun begitulah proyek di negara Republik Indonesia
Fokuskriminal.com
Ujang m **





