Modus Lama Pekerja Migran Indonesia,Masuk Negara Jiran Modal Paspor  Pelancong Dan Tiket Pulang Pergi 

 

BATAM- fokuskriminal.com Semakin maraknya bisnis penyaluran Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bakal dipekerjakan ke negara Malaysia secara ilegal lewat Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center dan Pelabuhan Harbour Bay. Adapun modus yang dilakukan oleh para calon PMI ilegal ini yakni hanya bermodal paspor pelancong dan pesan tiket Pulang Pergi (PP). Faktanya setelah para calon PMI ini ke Malaysia justru tidak lagi kembali ke Batam alias menetap dan dipekerjakan di perkebunan Malaysia, Jumat, (30/09/2022)

Sesuai hasil konfirmasi wartawan dengan pria inisial WA (Jum’at, 23/09/2022) mengatakan bahwa “ Ya, itu masih modus-modus lama yang dipakai dan yang main sendiri-sendiri tanpa kordinasi. Ada juga yang mainnya terang-terangan. Dan mereka harus masuk grup A (contoh). Group ini memang pemain lama, lantaran per bulannya rutin bayar kordinasi kepada oknum-oknum petugas ” jelas mantan agen PMI tersebut

Dilansir dari media seputarterkini yang melakukan penelusuran diperoleh bahwa sindikat pengiriman PMI illegal ini ternyata dikendalikan oleh dua pria yakni Inisial ED dan MA. Nama kedua pria ini kian santer dikalangan agen PMI di Kota Batam.

Berkembang informasi, selain dibeberapa Hotel melati yang ada di Kota Batam ini, ratusan calon PMI yang tengah menunggu jadwal pemberangkatannya, sementara mereka di tampung di wilayah Sengkuang bangunan 3 lantai. Ketika wartawan mendapati bangunan 3 lantai yang dijadikan tempat penampungan PMI, salah satu pria yang diduga calon PMI itu mengakui bahwa ia merupakan warga NTB yang hendak dipekerjakan di Perkebunan Malaysia. Selang beberapa menit kemudian, dua pria bertubuh gempal datang menghampiri wartawan yang tengah melakukan investigasi. Mereka mengaku bernama ED dan MA (menyebutkan nama asli).(Anto/Rara)

Related posts