Bikin Irinya Warga Indonesia, Harga BBM Subsidi RON 95 di Malaysia Akan Turun Menjadi Rp 7.680 Per Liter
Bikin Iri Warga Indonesia, Harga BBM Subsidi RON 95 di Malaysia Akan Turun Menjadi Rp 7.680 Per Liter
Harga bahan bakar minyak subsidi dan RON 95 di Malaysia akan diturunkan menjadi Rp 7.680 per liter, apakah kebijakan ini akan berdampak sampai ke Indonesia?
Buliran.com -/ News
Irsyaad W 25 Juli, pukul 15.00 25 Juli, pukul 15.00
Buliran.com –– Harga bahan bakar minyak di Malaysia benar-benar membuat warga Indonesia merasa iri.
Harga asli sudah terjangkau, kini pemerintah di Negeri Jiran berencana menurunkan harganya lagi.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan bahwa harga BBM subsidi RON 95 akan diturunkan menjadi 1,99 ringgit atau sekitar Rp 7.680 per liter.
Saat ini, harga BBM bersubsidi RON 95 di Malaysia adalah 2,05 ringgit, setara sekitar Rp 7.912 per liter.
Sementara BBM RON 95 yang tidak mendapat subsidi bernilai 2,50 ringgit atau sekitar Rp 9.648.
“Setelah subsidi RON 95 yang direncanakan diterapkan, pemerintah akan menurunkan harga bensin RON 95 menjadi RM 1,99 per liter khusus bagi warga negara Malaysia, sedangkan warga asing harus membayar harga pasar tanpa subsidi,” kata Anwar dilansir dari The Star, (23/7/25).
Namun, belum dijelaskan secara menyeluruh kapan penurunan harga subsidi tersebut akan mulai berlaku.
Namun, ia memastikan, informasi lebih lanjut mengenai kebijakan ini akan diumumkan pada akhir September 2025.
Kebijakan ini dianggap akan memberikan manfaat kepada sekitar 18 juta pengemudi kendaraan bermotor, termasuk pemuda berusia 16 tahun dan pekerja mandiri.
Tindakan ini dilakukan agar warga Malaysia tetap mendapatkan subsidi bahan bakar, sekaligus mengatasi pengeluaran subsidi yang tidak tepat sasaran, termasuk kepada kelompok-kelompok yang tidak berhak, seperti warga negara asing.
Ditanya mengenai komentar terkait kebijakan pemerintah Malaysia, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan belum ada pembahasan dalam internal pemerintah terkait rencana menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Ini diikuti oleh rencana Malaysia menurunkan harga BBM subsidi RON 95 untuk membantu mengurangi beban masyarakat di tengah naiknya biaya hidup.
Kepala Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Migas Kementerian ESDM Tri Winarno menyampaikan, kebijakan subsidi tergantung pada situasi dan kondisi (sikon) suatu negara.
Saat ini belum ada pembahasan mengenai penurunan harga BBM bersubsidi di Indonesia.
“Ya, lihat situasi dan kondisi. Belum ada pembahasan mengenai hal tersebut,” katanya saat diwawancara di Kementerian ESDM, Jakarta, (24/7/25) melalui 10drama.com.
Ia mengatakan, pemerintah saat ini sedang berupaya memperbaiki pengelolaan pendistribusian bahan bakar minyak subsidi agar lebih tepat sasaran.
Rencana distribusi subsidi bahan bakar minyak sedang dalam penyusunan, termasuk dalam hal penyesuaian data oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai masyarakat yang berhak menerima subsidi BBM.
“Ya, jika subsidi kita memang sudah ada penelitian. Jika subsidi, kita sedang berupaya agar tepat sasaran seperti apa, data-data dari BPS seperti apa, jangan sampai nanti subsidi juga tidak tepat sasaran,” kata Tri.
Copyright Buliran.com -2025
Related Article




