Satpol PP Padang Berhasil Amankan 21 Wanita Pemandu Lagu Ditempat Hiburan Malam

Padang, FokusKriminal.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Padang berhasil mengamankan 21 orang wanita pemandu lagu dan 6 orang pasangan ilegal dalam Razia dan Pengawasan Pelanggaran Perda dibeberapa lokasi dikawasan Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (02/03/22) dini hari.

Razia dan pengawasan pelanggaran Perda ini dimulai sekira pukul 02.30 WIB. Petugas langsung menuju lokasi pertama Star Night di Jalan Niaga, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan. Dilokasi ini, petugas berhasil mengamankan 2 (dua) orang pemandu lagu.

Usai dari Star Night, petugas berlanjut ke Denai dan Resto yang berada di Jalan Niaga, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan. Dilokasi ini, petugas juga mengamankan 19 orang wanita.

Selanjutnya, petugas melakukan pengawasan ke Hotel Ranah Bundo, Jalan Ranah Binuang, Kelurahan Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, disini petugas mengamankan dua orang perempuan dan empat orang laki-laki.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Padang., Mursalim mengatakan, razia yang dilakukan Sat Pol PP Kota Padang tersebut menyikapi laporan masyarakat yang merasa resah ulah pemilik usaha Cafe Karaoke yang masih ada melewati jam tayang yang telah di atur dalam Perda AKB.

“Cafe Karaoke tersebut, telah melanggar Perda 11 Tahun 2005, Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat , serta melanggar Perda nomor 1 tahun 2021, tentang Adaptasi Kebiasaan Baru,” ucap Mursalim.

Selain pemandu karoke yang diamankan, pemilik tempat usahapun diberikan surat pemanggilan untuk datang menghadap Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kota Padang, ujar Mursalim.

“Total yang diamankan ada 27 orang, diantaranya 21 orang pemandu karaoke, dan enam orang di penginapan. Dipenginapan tersebut, kita mendapati ada satu pasangan bukan suami istri berada dalam satu kamar serta kita juga mengamankan satu orang wanita dengan tiga laki-laki dalam satu kamar, padahal mereka tidak ada ikatan keluarga, tak hanya itu pemilik usahapun kita panggil datang menghadap PPNS Satpol PP Padang,” ungkap Mursalim.

Selanjutnya, mereka yang diamankan tersebut dilakukan tes darah serta melakukan screening HIV / AIDS dan PML (Penyakit Menular Lainnya), dan juga dilakukan konseling oleh Tim dari Dinas Kesehatan Kota Padang.

“Guna mengetahui apakah semua yang ditertibkan ini dalam kondisi sehat atau terpapar HIV/ AIDS dan PML, kita yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang, lakukan tes darah,” kata Mursalim.

Tak bosan-bosannya Mursalim terus mengingatkan pemilik tempat usaha yang didapati pelanggaran, agar tetap menjaga Trantibum di lingkungan tempat usahanya, termasuk hotel dan penginapan.

“Kami tidak melarang pengusaha untuk berusaha, namun kami berharap pengusaha ikut menjaga Trantibum dilingkungan dan patuhi aturan yang berlaku, jangan berusaha seenaknya saja, karena kita punya aturan yang mengatur untuk itu,” harap Mursalim sambil mengakhiri. (Robbie)

Related posts