Masyarakat Keluhkan Dugaan Mark Up Anggaran Dana Desa Tiyuh Toto Mulyo

oleh -

PANARAGAN TULANG BAWANG BARAT, fokuskriminal.com – Sejumlah Masyarakat Toto Mulyo Kecamatan Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) keluhkan “Anggaran Dana Desa (DD) tahap satu (1) tidak transparan terkesan Mark up anggaran,Kaur Pembangunan, “saya tidak tahu, hanya diserahkan uang secukupnya untuk belanja material,Rabu 06 Mei 2020.

Hal ini diungkapkan sejumlah masyarakat Toto Mulyo sekira pukul 20.00 wib yang enggan disebutkan namanya kepada awak media saat ditemui di Tiyuh Toto Mulyo.

” Kami kan bertanya pada Ketua Badan Perwakilan Tiyuh (BPT) dan dijawab oleh nya, “saya tidak punya arsip Anggaran Pendapatan Belanja Tiyuh (APBT), yang seharusnya selaku Ketua BPT itu kan harus memberi tahu kepada masyarakat, ada koreksi tidak dari masyarakat, masyarakat setuju atau tidak baru kemudian kalau tidak ada koreksi dari masyarakat baru dijadikan APBT. Setelah selesai mendapatkan persetujuan dari masyarakat baru diumumkan, ini loh pelaksanaan Dana Desa Tahun 2020 untuk informasi kepada masyarakat”. Keluh Sejumlah Masyarakat.

“Untuk pembangunan tugu itu yang jadi masalah terkait perencanaan dan penganggaran nya yang berlebihan, jadi sebelumnya tanpa ada musyawarah dengan masyarakat dan terkesan Mark up Anggaran. Jadi Kepala Tiyuh Toto Mulyo setiap tahun ke tahun setiap perencanaan penganggaran itu tidak ada transparansi terhadap pengganggaran, APBT nya tidak pernah diberitahukan ke masyarakat, kalau musdes itu ada tapi yang dilibatkan itu hanya orang-orang nya Kepala Tiyuh dan masyarakat tidak dilibatkan.”Imbuhnya.

Ditempat terpisah terkait pembangunan
Tiyuh Kaur Pembangunan sekaligus Merangkap Ketua TPK Tugiman mengatakan kepada awak media sekira pukul 14.10 wib di kediaman nya.

“Untuk jumlah total Dana Desa yang diperoleh Tiyuh Toto Mulyo ini tidak jelas, tidak jelasnya seperti apa! Saya tidak tahu.”Kilah Tugiman. Untuk pembangunan tugu dipertigaan simpang mail, “saya cuman belanja-belanja material saja berapa jumlah total yang saya belanjakan DO nya dibawa pak lurah dan saya lupa berapa total nya. Gambar nya juga dibawa pak lurah kita tidak pakai konsultan tapi pakai pendamping Tiyuh, yang buat gambar itu pendamping desa Namanya pak Dirman.”Ungkapnya.

“Terkait pembangunan Drainase dengan nilai total pagu 165 juta itu dengan panjang 168 m berikut Drainase yang disamping taman Tiyuh, untuk anggaran nya tidak jelas juga kalau untuk pembelinya, beli batu 8 rit/mobil, pasir 6 rit/mobil, semennya sekitar 80 sak/karung”.

Sebelumnya Tugiman selaku Kaur Pembangunan sekaligus Merangkap Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) sempat berkilah, “TPK itu apa, dan Ketua TPK nya ada atas nama pak Hendi rumah nya depan Balai Tiyuh”.Kata Tugiman. Namun saat disambangi awak media ternyata Hendi menggaku, “Kaur Pembangunan sekaligus Merangkap Ketua TPK itu ya pak Tugiman, saya memang Kaur tetapi Kaur Umum.”Pungkasnya.(tim)