PT Prasepta Putra Salma di Akuisisi. Nasib Sembilan Karyawan Ditelantarkan ?

oleh -

Pekanbaru, fokuskriminal.com – Ditenggarai peroses Akuisisi kepemilikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) No. 14-282-650 dibawah atas PT.Prasepta Putra Salma (PPS) berlokasi di Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru, berpotensi hilangkan hak karyawan yang telah dijamin Undang-Undang Tenaga Kerja.

Pasalnya, dampak dari Akuisisi PT Prasepta Putra Salma ( PPS), dinilai telah menabrak aturan perundang-undangan, karena diduga beupaya menghilangkan hak sembilan karyawan yang telah bekerja sejak lama, berupa pesangon dan lainnya..

Pada akhirnya, sembilan karyawan yang telah mengabdikan diri bekerja kurang lebih minimal enam tahun di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) dibawah bendera PT.PPS, perjuangkan hak- hak mereka melalui Kuasa Hukumnya, Ikhsan, SH terus memperjuangkan hak-hak mereka yang dijamin UU Tenaga Kerja diduda diperlakukan semena-mena oleh PT.PPS.

Disebutkan Ikhsan, SH, dia juga mengatakan bahwa semua proses itu akan dilakukan sesuai dengan koridor hukum, seperti berdialog tripatrit dengan antara Karyawan,Pimpinan Perusahaan dan Disnaker

Namun, “telah dua kali pertemuan dilakukan tetapi pihak pimpinan perusahaan selalu mangkir untuk hadir, dan hanya di wakili oleh pengacaranya. Hal tersebut tentunya tidak akan bisa menyelesaikan masalah, kalau hanya Penasehat Hukum perusahaan yang hadir, tidak akan ketemu solusinya karena pengacara hanya bisa mendampingi bukan mewakili,” tegas Ikhsan SH