Aktifitas Tambang Ilegal Dikawasan RTH Kota Pangkalpinang Diberitakan Preman Aniaya Wartawan.

oleh -

 

Pangkalpinang.Fokuskriminal.Com

– Intimidasi dan kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi kali ini di wilayah hukum Kota Pangkalpinang. Lantaran diduga tidak terima aktifitas tambang timah jenis Ti dan tambang galian C berupa pasir dan tanah di kawasan RTH Parit Enam diberitakan oleh wartawan dan setelah pemberitaan aktifitas tambang Ti timah dan galian C tersebut kemudian ditertibkan oleh pihak Polresta Kota Pangkalpinang beberapa hari yang lalu, Sabtu (9/01/2021).

Oknum masyarakat yang diduga preman berinisial CB dan kawan-kawannya melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap RF salah satunya wartawan media Mapikor di Bangka Belitung.

Berdasarkan keterangan RF (korban) yang juga merupakan kontributor berita media nasional dan daerah, menceritakan kejadian tindak pidana penganiayaan terhadap dirinya saat usai melakukan peliputan pencairan dana BLT di kantor kas Bank Sumsel Babel yang bersebelahan di kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di jalan Pulau Pelepas Air Itam Kota Pangkalpinang.

Sesaat ia dan rekannya Angga akan menuju ke mobil, dirinya sempat dipanggil NS oleh salah satu kawanan CB agar menghampiri NS, usai RF berbincang dengan NS terkait pemberitaan aktifitas tambang dikawasan RTH Parit Enam.