“Pengerjaan Peningkatan Badan Jalan Rel Kereta Api ,,diduga asal jadi”

oleh -

Langsa , fokuskriminal.com.-Pengerasan peningkatan badan jalan rel kereta api diduga kuat ABS (asal bapak senang) dan terkesan asal jadi ,ini terbukti di beberapa titik pengerjaan oleh pihak rekanan/kontraktor,tepat lokasinya simpang empat islamic center,,simpang empat pasar hewan ,kecamatan Langsa Baro kota Langsa.

Diduga pengerjaan asal jadi karena ketika dilihat dari titik titik yang seharus di gali dan diuruk, tapi ini langsung ditimbun dengan tanah timbunan sehingga menimbulkan kubangan lumpur ketika digenangi air .

Pelaksanaan proyek pengerasan badan jalan rel kereta api itu, menelan anggaran yang nilai kontrak Rp 4.921.731.000, sumber dana anggaran dari (DOKA) tahun 2021,penggunaan bahan baku seperti beskos atau matrial dasar untuk pemadatan,dugaan kuat masih menggunakan timbunan yang tidak sesuai spesifikasi oleh pihak kontraktor,sampai-sampai hasil yang mereka telah kerjakan ,, berdasarkan pantauan awak media dilapangan sewaktu kendaraan kendaran melintasi sering terjebak dikarenakan sebagian jalan masih lunak dan lembek .

Ketika awak media mengkonfirmasi lewat telefon selularnya senin.12/7/2021,sekitar pukul.12.52.wib,kepala dinas pekerjaan umum penata ruang (kadis pupr) pemerintahan kota (pemko) langsa,tentang hasil kinerja pengerjaaan peningkatan badan jalan rel kereta api.

muharram berkata,”itu pekerjaan baru (20%) saja,belum seberapa lagi mereka mengerjakannya,dan beliau mengarahkan awak media, untuk menemui,bagian kuasa pengguna anggaran (KPA) berinisial samsul,dan sekaligus PPATK nya,jadi temui aja dia ya,”terang kadis PUPR pemko langsa.

Tapi menurut pengurus lembaga reclaering indonesia (R.I) “di dalam pekerjaan pemadatan/pengerasan badan jalan rel kereta api tersebut,itu sungguh sangat berseberangan sekali dengan apa yang baru saja di ucapkan oleh kadis PUPR pemko langsa,Muharram yang katanya,, itu baru pemula saja dan itu masih dalam pengerjaan dan kondisi dua puluh persen (20%),

sementara itu,,hasil pantauan awak media bersama anggota Reclasering Indonesia (R.I) di lapangan pengerjaan ini sudah mencapai lebih kurang sekitar (70%) dan itu sudah berulang-ulang dilakukan pengerasan mulai jenis bahan baku bes.B dan bes.A.dan pengerjaan peningkatan badan jalan ini berada di tiga desa yaitu desa Imum Abu,desa Petuah Dola dan desa Petuah Rahim.

Laporan Berita:(Purba)

No More Posts Available.

No more pages to load.