Seorang Warga Aceh Tamiang,Nekat Menghabiskan Nyawa Dengan Gantung Diri.

 

 

Tamiang(ACEH) fokuskriminal.Com.24/22
Kapolsek Bendahara, Iptu Tarmidi, SH beserta personil nya sedang tangani kasus bunuh diri salah seorang pria berinisial A alias A (37) warga seputaran kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Sabtu (24/12).

Setelah mendapatkan informasi dari Datok Penghulu Kampung Marlempang, Kapolsek beserta personil langsung menuju tempat kejadian peristiwa (TKP) serta melakukan oleh TKP bersama Tim INAFIS Polres Aceh Tamiang dan Dr. Cut Ruwaidah Fitri.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali, SIK, melalui Kapolsek Bendahara, Iptu Tarmidi, SH saat dikonfirmasi oleh awak media”mengatakan, telah ditemukan seorang laki-laki diduga bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon warga seputaran kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang.

“Kita tetap melakukan penyelidikan sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) selaku penegak hukum, melayani dan memberi perlindungan kepada masyarakat,” ujar Iptu Tarmidi, SH.

Identitas korban bunuh diri tersebut, A alias A (37), sementara Saksi-saksi Fega Abrika Bin Amiruddin (22),
Supriadi Bin Ilyad (49), Irfanda Bin Zakaria (29).

“Sesuai keterangan saksi, kronologi kejadian, pada hari Sabtu, 24 Desember 2022, sekira pukul. 02.00 Wib,
saksi melihat dari jendela Nako rumahnya bahwa korban pulang dari luar menggunakan Honda CBR 150 warna hitam dan saksi melihat korban duduk di kursi di teras rumahnya sedang main HP miliknya, demikian kata saksi Fega,” sebut Iptu Tarmidi, SH.

Saksi lainnya juga mendatangi rumah korban yakni sesama rekan kerja dan mereka menemukan korban sudah tergantung menggunakan tali nilon didalam rumahnya, lalu saksi memberitahukan kepada masyarakat setempat hingga dilaporkan ke Datok Penghulu.

Saat di TKP kita langsung menghubungi pihak Puskesmas Sungai Iyu, selanjutnya bersama Tim INAFIS Polres Aceh Tamiang dan dokter Puskesmas Bendahara melakukan pemeriksaan terhadap korban dan olah TKP,” ungkap Kapolsek Bendahara.

Kata Iptu Tarmidi, dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Sungai Iyu, Dr. Cut Ruwaidah Fitri terhadap korban di TKP, dilakukan pemeriksaan luar, tidak di temukan luka atau kekerasan fisik mencurigakan.

“Pada tubuh korban memenuhi ciri-ciri bunuh diri yaitu keluar cairan dari kemaluan korban dan lembam mayat serta dibagian leher ditemukan lembam warna hitam bekas jeratan tali nilon dan diperkirakan korban meninggal dunia sudah kurang lebih 7 jam,” terangnya.

Lanjut Kapolsek, dari keterangan keluarga dan tetangga serta teman dekat korban bahwasannya korban tidak memiliki masalah baik dimasyarakat atau dg teman² sepekerjaan dan tdk d riwayat Penyakit.

“Sampai saat ini motif korban melakukan bunuh diri masih dalam Penyelidikan Polsek Bendahara untuk Penyelidikan lebih lanjut, pada saat ini 1 (satu) unit HP merk VIVO milik korban diamankan di Mapolsek dalam keadaan terkunci,” urai Iptu Tarmidi.

Kesimpulan sementara, sebutnya lagi, dari keterangan saksi- saksi di TKP pada saat ditemukannya korban, motif melakukan bunuh diri belum diketahui dan korbanpun tidak ada permasalahan baik secara keluarga dan dengan masyarakat.

Diketahui, korban bunuh diri pada saat ini tinggal sendiri di rumahnya karena sudah berpisah / Cerai dengan istrinya Juliana Als Ana Binti SELAMAT, 41 thn, IRT, Alamat Desa Telaga Meuku 2 Kecamatan Banda Mulia.

Perceraian sejak dari tahun 2019 dan meninggalkan 2 anak laki-laki, yaitu M. Faisal, (11), Pelajar dan Azam Sauki (7), Pelajar, ikut Ibunya di Desa Teulaga Meuku 2.

Berdasarkan dari olah TKP diduga korban dalam melakukan bunuh diri dengan cara naik ke atas meja yang berada di bawa tangga ke tingkat 2 rumah korban kemudian menjerat lehernya selanjutnya loncat dengan kondisi leher sudah dijerat dengan tali nilon diikatkan dibesi cor tangga.*

( WAN Atjeh)
Kaperwil Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *