Kroasia secara resmi mengumumkan pengenalan tank tempur utamaLeopard 2A4HRVmasuk ke dalam angkatan bersenjatanya selama upacara militer nasional yang diadakan pada 31 Juli di ibu kota Zagreb. Ini merupakan kali pertama platform Leopard 2 digunakan oleh negara tersebut, menjadi langkah simbolis dalam proses modernisasi alat perlengkapan tempurnya.
Hingga saat ini, hanya dua unit Leopard 2A4HRV yang telah dikirim, digunakan secara khusus untuk latihan dan tampilan upacara, tanpa peran tempur. Kendaraan tersebut berfungsi sebagai sarana sementara hingga kedatangan hingga 50 tank Leopard 2A8, yang pengirimanannya direncanakan dimulai pada tahun 2027 sebagai bagian dari kesepakatan militer dengan Jerman.
+ Video: Pilot pesawat tempur MiG-29 Ukraina melakukan gerakan aksi setelah tugas tempur
Leopard 2A4HRV merupakan versi yang didasarkan pada model Jerman Leopard 2A4, yang diproduksi antara tahun 1985 hingga 1992. Tank ini mempertahankan desain menara vertikal tanpa kemiringan baja yang diperkenalkan pada varian berikutnya, serta dilengkapi dengan senapan utama 120 mm L/44 Rheinmetall, sistem pengendali tembakan yang stabil, alat ukur jarak laser, dan perangkat optik untuk operasi siang dan malam. Mesin V12 biturbo MTU MB 873 Ka-501 dengan daya sebesar 1.500 hp memungkinkannya mencapai kecepatan maksimum 70 km/jam dan jangkauan hingga 500 km, dengan berat tempur sekitar 55 ton.
Meskipun memberikan perlindungan terhadap peluru kinetik, proyektil anti-persenjataan, dan tahan terhadap ranjau, versi ini tidak dilengkapi dengan sistem perlindungan aktif atau lapisan baja yang dapat dilepas. Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan sistem radio buatan Jerman SEM 80/90, yang bekerja pada rentang VHF antara 30,0 hingga 79,975 MHz, tetapi tidak kompatibel dengan sistem digital NATO saat ini — berbeda dengan SINCGARS yang digunakan padatank M-84A Kroasia.

Pengiriman Leopard 2A4HRV adalah bagian dari kesepakatan yang ditandatangani pada 28 Oktober 2024 antara Menteri Pertahanan Kroasia Ivan Anušić dan Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius. Sesuai dengan kesepakatan tersebut, Kroasia akan menyerahkan 30 tank M-84 dan 30 kendaraan tempur infanteri M-80 ke Ukraina, dalam pertukaran akan menerima 50 Leopard 2A8 mulai tahun 2027.
Dua unit 2A4HRV yang dikirim saat ini hanya berfungsi sebagai cadangan dan alat pelatihan, menggambarkan proses peralihan menuju jenis kendaraan lapis baja yang baru, yang diharapkan mampu meningkatkan posisi Kroasia dalam kekuatan mekanis NATO.
Sumber dan gambar: X @ronkainen7k15. Materi ini dibuat dengan dukungan AI dan telah diverifikasi oleh tim redaksi.





