3 Kebiasaan Merusak Baterai Motor Listrik

Jika kamu merasa motor listrik lebih menyenangkan untuk digunakan dalam berbagai aktivitas dibandingkan motor bensin, kamu mungkin benar. Karena motor listrik lebih diam, lebih ramah lingkungan, dan tentu saja lebih hemat biaya operasional. Namun, terdapat satu kelemahan yang hingga saat ini masih menjadi masalah bagi pemilik motor listrik, yaitu baterai.

Ya, baterai merupakan kelemahan utama pada motor listrik. Padahal, baterai adalah komponen paling penting dalam motor listrik. Tanpa baterai, motor listrik akan seperti motor berbahan bakar minyak tanpa bensin. Sayangnya, kinerja dan umur baterai motor listrik bisa menurun dengan cepat jika cara mengisi dayanya tidak tepat. Kebiasaan kecil yang terlihat sepele sering menjadi penyebab penurunan performa, jarak tempuh yang berkurang, bahkan waktu pengisian yang semakin lama seiring berjalannya waktu.

Berikut tiga kebiasaan yang dapat memperpendek umur baterai motor listrik.

1. Mengecas terlalu lama

Kebiasaan meninggalkan motor terhubung ke sumber daya listrik setelah indikator menunjukkan penuh menyebabkan baterai tetap berada pada tingkat muatan penuh dalam waktu lama. Meskipun banyak pengisi daya modern menghentikan aliran arus ketika mencapai seratus persen, menjaga baterai dalam kondisi penuh selama beberapa jam tetap dapat mempercepat proses penuaan kimia.

Solusinya mudah, cabut segera setelah penuh untuk penggunaan harian, atau atur jadwal pengisian agar selesai mendekati waktu berangkat. Untuk kebiasaan berkendara di kota, mengisi hingga sekitar delapan puluh hingga sembilan puluh persen sudah cukup, lalu simpan pengisian penuh hanya saat membutuhkan jarak tempuh maksimal. Pilih tempat yang sejuk dan memiliki sirkulasi udara baik saat mengisi daya agar suhu tidak ikut memengaruhi kesehatan baterai.

2. Menggunakan pengisi daya yang tidak sesuai

Charger bawaan merupakan alat pengisi yang paling aman untuk baterai motormu. Sebaiknya selalu gunakan charger tersebut saat mengisi daya baterai. Karena menggunakan charger dari pihak ketiga yang belum teruji kelayakannya dapat menyebabkan proses pengisian menjadi tidak stabil. Akibatnya, baterai bisa mengalami panas berlebih atau tegangan yang terlalu tinggi yang berpotensi merusak komponen-komponen dalam motor.

Iya, jika motormu memiliki fitur pengisian cepat, sebaiknya tidak terlalu sering memakainya. Gunakan pengisian cepat hanya saat diperlukan dan berikan jeda agar suhu baterai kembali normal. Jangan lupa untuk memeriksa port pengisian secara rutin, bersihkan debu, serta pastikan tidak ada kelembapan sebelum menghubungkan kabel.

3. Menyambungkan pengisian saat baterai benar-benar kosong

Kebiasaan lain yang dapat mempercepat kerusakan pada baterai motor listrik adalah mengisi daya setelah baterai hampir habis. Lebih baik jika kamu mulai mengisi daya ketika sisa kapasitas berada di kisaran dua puluh hingga tiga puluh persen. Karena, sering kali mengisi baterai saat sudah kosong justru dapat mempercepat kerusakan baterai.

Selain itu, hindari mengisi baterai segera setelah tiba di rumah. Sebaliknya, biarkan beberapa saat hingga suhu baterai menurun, mungkin sekitar 15 hingga 30 menit, sebelum memulai pengisian. Jika kamu mampu menjaga kebiasaan ini, kemungkinan besar umur baterai motormu akan lebih lama.

Mengapa Harga Sepeda Motor Listrik Lebih Terjangkau? Berikut Penjelasannya

Related posts