4 Bulan Usai Penangkapan, Kasus Kapal Tangker Muatan BBM Ilegal Belum Ada Kejelasan dan di P19-kan

oleh -

PANGKAL PINANG,Fokuskriminal.Com –
Sudah 4 bulan berkas perkara kasus penangkapan muatan minyak (BBM) oleh Bakormla Kepulauan Bangka Belitung yang diserahkan ke Dit Polair Polda Kepulauan Bangka Belitung berakhir dengan bolak-balik P-19, dan  surat pemberitahuan dalam penyidikan (SPDP) oleh pihak kepolisian kepada pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel), sampai saat ini sudah empat bulan perkara/kasus sejumlah kapal muatan minyak (bbm) diduga ilegal belumlah ada kejelasan penanganannya.

Diketahui, perkara tersebut bermula giat operasi Tim Opsus Bakorkamla RI (Coast Guard/IDNCG) beberapa waktu lalu di kawasan perairan Babel, oleh tim saat itu  mendapat 1 unit Kapal Isap Pasir (KIP) melakukan kegiatan pengisian bbm jenis solar industri High Speed Diesel (HSD) dari kapal Self Propeller Oil Barge (SPOB), Senin (19/8/2019).

Selain 1 unit kapal timah (KIP), tim pun saat itu sempat pula mengamankan pula sedikitnya 4 unit kapal pengangkut BBM lantaran diduga ilegal.

“Hasil pemeriksaan sementara dokumen SPOB dan muatan minyak lengkap tetapi untuk dokumen KIP tidak lengkap,” ujar Kasubbag Humas Bakamla RI Letkol Bakamla Mardiono kepada wartawan.