PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur Akan dilaporkan ke Komnas HAM

oleh -

Padang, Sumatera Barat. DR Amiziduhu Mendrofa SH, MH kuasa hukum, yang di tunjuk masyarakat teluk Bayur untuk menyelesaikan polemik dengan PT. Pelindo II, perihal ganti rugi lahan. Mengatakan “ akan mengajukan gugatan ke KOMNAS Hak Asasi Manusia karena PT Pelindo II yang melakukan penggusuran rumah warga. Tidak mempunyai dasar hukum yang kuat karena PT Pelindo II cabang Teluk Bayur melakukan penggusur warga telah melanggar UU No 26 tahun 2000 pasal 9 huruf (d).
SK Kepala Badan Pertanahan Nasional No : 5/ HPL/BPN/90 yang di pegang PT Pelindo II batal demi hukum, menurut keterangan belum ada sertifikat HPL-nya. dan tanah di kawasan ini merupakan tanah verponding yang dahulunya digarap oleh warga telah ratusan tahun. Mereka telah turun temurun, bahkan ada yang sudah empat keturunan yang tinggal di sini.

Mereka sering di intimiidasi di takut takuti dengan membawa aparat kepolisian dan TNI untuk segera menerima ganti rugi yang telah ditetapkan Team Apraisal PT Pelindo II cabang teluk Bayur. Dan ini bukan saja bagi warga yang tinggal dalam kawasan HPL tapi juga masyarakat yang tinggal di perbukitan. Ini membuat saya prihatin dan kami akan Segera menyurati PT Pelindo II dan kementrian BUMN untuk menghentikan semua kegiatan di areal tanah warga sampai semua ini jelas.
Saya melakukan ini tidak dibayar, murni hati nurani saya ingin menolong masyarakat teluk Bayur yang terzalimi,” tegas Mendrofa.