Bahas Infrastruktur, Rezka Oktoberia Bertemu Bupati Terpilih Dt. Safaruddin

oleh -

Jakarta, Fokrim – Anggota DPR RI Rezka Oktoberia ditemui Bupati Limapuluh Kota terpilih Safaruddin Dt Bandaro Rajo saat berada di Ibu Kota Negara, Jakarta. Dalam pertemuan keduanya dibahas hal penting terkait membangun Ibu Kota Kabupaten dan Monumen Bela Negara, dan Infrastruktur di Limapuluh Kota.

Rezka Oktoberia yang merupakan Srikandi Luak Limopuluah mengatakan ia akan bersinergi bersama bupati untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Limapuluh Kota.

“Insya Allah kami akan bersinergi, bersama-sama untuk memberikan yang terbaik. Tidak ada lagi perbedaan pilihan. Saya yakin, bupati dan wakil bupati terpilih, Safari dapat mewujudkan visi misinya membangun Limapuluh Kota. Semoga Datuak Safar bisa mewujudkan semua visi misinya dan mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi lainnya,” kata Rezka kepada media, Kamis (18/2).

Sementara itu, Safaruddin Dt Bandaro Rajo memang sengaja menemui sejumlah Tokoh Minang yang ada di Ibu Kota. Dalam pertemuannya itu, sejumlah terobosan kreatif dan inovatif dibahas dengan Rezka Oktoberia untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota kedepan.

“Kita membahas bagaimana kami bersinergi membangun Ibu Kota Kabupaten (IKK) Sarilamak dan Monumen Bela Negara,” ujarnya.

Dt. Safar menerangkan kalau jalan IKK Sarilamak merupakan jalan negara dan membutuhkan sinergi dengan pemerintah pusat untuk membangunnya. “Kita butuh berkoordinasi dengan pusat untuk membangun IKK Sarilamak dan peran Rezka disini sangat diperlukan,” tambahnya.

Safaruddin Dt Bandaro juga menyampaikan gagasannya kepada Rezka, dimana kedepannya di IKK Sarilamak tersebut dengan melakukan rekayasa jalan ibu kota kabupaten tersebut. Termasuk membahas bagaimana membuka jalan dari Batu Balang, Gurun, Lubuk Batingkok dan Sarilamak menjadi jalan utama di IKK Limapuluh Kota.

Selanjutnya, mereka juga membahas kelanjutan monumen Bela Negara, pengembangan dan pembangunan infrastruktur daerah dan normalisasi daerah aliran sungai di Limapuluh Kota. (Media Rezka)