Ditingkat Pengecer Harga Pupuk Subsidi di Mesuji Melampaui Harga Het .

oleh -

Mesuji fokuskriminal.com.- 22 Oktober 2021 berdasarkan peraturan menteri pertanian no 49 tahun 2020 tentang Harga ecer tertinggi (het) pupuk subsidi, tertinggi di peruntukan bagi petani yang telah bergabung dengan kelompok tani yang menyusun Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK)implementasi distribusi pupuk bersubsidi

Bahwa seluruh pengecer pupuk bersubsidi tidak menjual pupuk melebihi harga het. Pupuk bersubsidi. Namun hal ini sering terjadi di seluruh wilayah NKRI penjualan pupuk bersubsidi dengan harga non het atau harga yang melambung tinggi. Seperti halnya
di desa wono sari kecamatan Mesuji timur kabupaten Mesuji. Sebut saja Suyono yang adalah ketua Gapoktan sekaligus adalah bengecer pupuk di desa wono sari. Dirinya mengaku menjual pupuk bersubsidi jenis SP36 dengan harga Rp 145,000 per sak kontan/cas kepada petani.
Phonska dengan harga Rp 150,000 persak. Kontan/cas kepada petani.
Urea jual dengan harga Rp 125,000. Kontan/cas kepada petani
Hal ini adalah pengakuan dari pengecer resmi yang di tunjuk oleh distributor CV Mesuji jaya makmur yang merupakan distributor pupuk bersubsidi jenis UREA.
Dan PT pupuk Indonesia (Persero) pengakuan dari Suyono saat di kompirmasi oleh awak media bersama lembaga swadaya masyarakat GALAK. ( Gabungan lembaga anti-korupsi) pada hari jum,at Tgl 22 Oktober 2022.

Maka dari hasil temuan tersebut sang pengecer telah melanggar Permentan no 49 tahun 2020 dan pasal 1 sampai pasal 16 tentang kesepakatan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) yang ada.

tim LSM GALAK

(Uj& team Fokrim Lampung

No More Posts Available.

No more pages to load.