Fokuskriminal.com –– Sebuah unit Honda PCX 160 dan pemiliknya mengalami luka parah setelah dihakimi massa.
Diketahui dua pengendara motor PCX 160 ini baru saja 10 hari bebas dari penjara.
Ia dikejar oleh warga hingga akhirnya menabrak kendaraan bermotor lain dan jatuh.
Ternyata, tindakan pengeroyokan itu dilakukan karena dua pemuda yang mengendarai motor PCX 160 dengan plat nomor L 6009 DAO baru saja melakukan pencurian tas.
Mereka menjadi korban amukan warga saat melakukan aksi di depan BG Junction Mall, Jalan Bubutan, kota Surabaya, Jawa Timur, (9/7/25).
Kedua tersangka, MFR (27) dan AAAP (18), diketahui baru saja bebas dari penjara.
Peristiwa dimulai ketika MFR dan AAAP, yang merupakan penduduk Surabaya, rencananya mencari korbannya dengan menggunakan PCX 160.
Kemudian melewati korban, NVS (20), yang sedang dinaiki temannya di Jalan Kusuma Bangsa dengan ponsel di tangannya, siap mengantarkan temannya ke Jalan Undaan.
Saat melihat korban, MFR mencoba mengambil ponsel korban.
“Pelaku gagal mengambil ponsel korban, lalu langsung melarikan diri. Korban bersama temannya mengejar sambil berteriak maling,” kata Kapolsek Bubutan, Kompol Vonny Farizky, mengutip Kompas.com.
Saat melarikan diri, kedua tersangka berupaya mengarahkan sepeda motor ke persimpangan Jalan Praban dan Jalan Tunjungan.
Namun, mereka mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan pengemudi lain karena melanggar arah lalu lintas.
Seorang pelaku sempat kabur, namun berhasil ditemukan bersembunyi di Jalan Tunjungan dan langsung ditangkap. Sementara pelaku lainnya ditangkap di Bubutan dan dibawa ke pos polisi,” tambah Vonny.
Salah satu pelaku yang gagal kabur menjadi korban amuk massa, tetapi segera ditangkap oleh petugas kepolisian yang tiba di tempat kejadian.
Kedua tersangka kini terkena pasal 53 bersama pasal 365 KUHP mengenai upaya pencurian dengan kekerasan.
Polisi juga mengamankan sepeda motor Honda PCX 160 dengan nomor polisi L 6009 DAO sebagai barang bukti.
“Keduanya baru saja bebas dari penjara. Salah satu tersangka merupakan residivis yang baru keluar selama sepuluh hari terakhir akibat kasus narkoba, sementara yang lain terlibat dalam kasus pencurian dan kembali ditangkap,” ujar Vonny.





