Warga Harapkan Bantuan Pasca Puluhan Rumah di Jambi Terendam Banjir

oleh -303 views

JAMBI, Fokuskriminal.com – Hujan yang mengguyur hampir di seluruh wilayah jambi dalam beberapa hari terakhir membuat beberapa daerah terendam banjir. Curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi membuat debit air sungai terus bertambah hingga akhirnya meluap. Salah satunya di Kecamatan kumpeh kab muaro jambi

Di kecamatan ini terdapat beberapa tempat terendam banjir. Salah satunya di kelurahan tanjung lingkungan III suak kandis kec kumpeh.


Dari pantauan fokuskriminal.com di lokasi ini ketinggian air hampir mencapai 2meter. Puluhan rumah pun terendam. Banjir juga merendam akses jalan perkampungan, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

Edi salah satu warga kel tanjung,menjelaskan, Debit air yang semakin hari semakin meningkat, terhitung dari Tanggang 17 Desember 2018 sampai saat ini tidak ada surut hingga beberapa rumah terendam.

Kondisi saat ini yang terparah di RT 27,28, 29 banjir tersebut merendam sedikitnya 51 rumah warga yang berada di sekitar aliran sungai. Selain merendam permukiman warga, sejumlah akses jalan perkampungan tersebut diakui dia juga terendam. “Jika hujan masih terus berlangsung, kemungkinan air bisa lebih tinggi lagi dan rumah yang terendam banjir bisa lebih banyak lagi,” jelasnya.

Saya selaku ketua DPAC LSM IPB kec kumpeh, menghimbau agar warga berhati”,apalagi cuaca yang tidak menentu, dan saya mewakili masyarakat sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah dan dinas terkait, tambah nya.

Di tempat terpisah.lurah tanjung ANWAR SADAP,di akui nya sejauh ini kita belum dapat bantuan dari dinas terkait,mau pun pemerintahan kabupaten,tapi kita selalu mengupayakan dan mengharapkan bantuan utk masyarakat kita yg terkena banjir.

Dan warga melapor ke kita baru warga RT 29 yg jumlah kk nya 21 Camat melalui kita juga menghimbau kepada seluruh masyarakat lingkungan III suak kandis,agar selalu hati” dan waspada,walau pun ini banjir langganan,boleh di bilang tiap tahun kita kena banjir,mungkin bagi masyarakat itu sudah hal yg biasa,tp kami tetap menghimbau harus waspada,imbuh nya.

(7on)