Kejar Target Vaksinasi Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS Bantu Program Pemerintah Vaksinasi di Perbatasan.

oleh -

Sanggau, fokuskriminal.com.- Kalbar – Agar dapat mengejar 70% penduduk tervaksinasi pada akhir tahun 2021 sesuai program Pemerintah, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns terus maksimal membantu pelaksanaan kegiatan vaksinasi di wilayah perbatasan.

3 orang personel Pos Kotis Satgas Pamtas dipimpin dokter Satgas Pamtas Letda Ckm dr Rahmat Fajri membantu pelaksanaan Vaksinasi Massal tahap-I AstraZeneca di Puskesmas Entikong, Kec Entikong, Kab. Sanggau, pada Senin (22/11/2021).

Hal ini dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau. Selasa (23/11/2021).

Dansatgas mengatakan, Pemerintah terus memfokuskan upaya dalam mencapai target vaksinasi sebesar 70% dari populasi penduduk menerima vaksin dosis pertama. Target ini diharapkan tercapai pada akhir Desember 2021 mendatang.

“Sesuai mandat Presiden Joko Widodo, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan setiap orang mendapat haknya terhadap vaksinasi Covid-19, termasuk masyarakat adat,” jelas Dansatgas.

Vaksinasi masyarakat adat dijalankan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo untuk mempercepat distribusi dan proses vaksinasi, khususnya ke wilayah dengan akses sulit salah satunya di wilayah perbatasan. Semua ini dilakukan guna mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, ucap Dansatgas.

“Dengan kondisi wilayah perbatasan yang sulit di tempuh dan jumlah tenaga kesehatan yang minim, kami Satgas Pamtas hadir sebagai kepanjangan tangan Pemerintah untuk memenuhi target Pemerintah,” ujar Dansatgas.

Dokter Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Letda Ckm dr Rahmat Fajri mengatakan kegiatan ini untuk mensukseskan program Pemerintah di bidang kesehatan dalam rangka percepatan vaksinasi diseluruh Indonesia, khususnya wilayah perbatasan.

“Vaksinasi bukan untuk melindungi diri sendiri. Dengan vaksin, kita bisa melindungi keluarga, tetangga, dan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar dokter Fajri.

Kepala Puskesmas Entikong bapak Gatot mengatakan vaksin adalah hak setiap warga negara dan tidak akan dipungut biaya bagi target penerimanya. Kami sangat berterima kasih atas bantuan Satgas Pamtas sehingga kegiatan vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target.

“Terima kasih Satgas Pamtas, antusias masyarakat cukup tinggi hal ini dapat dilihat dengan jumlah peserta yang cukup banyak melampaui target yang telah di tentukan,” ujar Gatot. (Pen Satgas Pamtas 643).

No More Posts Available.

No more pages to load.