Diduga APH Tertidur, Sabung Ayam Kaliboto Tarokan Kediri Masih Loosss Doolll Buka

Kediri, fokuskriminal.com – Maraknya kembali perjudian Sabung ayam Desa Kaliboto Kec. Tarokan Kian mewarnai sisi Kelam perjudian Yang ada di Kabupaten Kediri. Mengingat ini di Bulan ramadhan, disisi lain Negara Kita masih di tengah masa pandemi dan pemerintah tengah gencar- gencarnya memutus mata rantai wabah pageblug Covid-19.

Tidak berlaku bagi para penjudi sabung ayam yang di Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan mereka terkesan kebal hukum dan telah melanggar protokoler kesehatan di mana diterapkan aturan dilarang mengumpulkan massa dan harus wajib masker tapi berbeda sebaliknya.

Kalangan sabung ayam Kaliboto seolah tidak mematuhi larangan pemerintah dan jelas- jelas perjudian Sabung ayam melanggar hukum. Dan ini sudah menjadi tanggung jawab penegak hukum wilayah setempat untuk menghentikan dan menertibkannya.

Padahal perjudian jelas-jelas melanggar Perda Provinsi Jatim No. 2 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Daerah Provinsi Jatim No. 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, juga melanggar Pergub Jatim No. 53 tahun 2020 , tentang penerapan Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian virus corona, bahkan sampai melanggar Inpres No. 6 tahun 2020, serta melanggar Undang – Undang Hukum Pidana ( KUHP ) Pasal 303 tentang Perjudian.

Perlu diketahui, perjudian sabung ayam merupakan perbuatan melawan hukum pidana. Undang-undang Perjudian No.7 Tahun 1974 menegaskan bahwa, setiap kegiatan perjudian adalah merupakan tindak pidana dan diancam hukuman pidana.

Hal ini sangat membuat prihatin berbagai kalangan khusus dimata masyarakat luas dan pasti timbul sudut pandang negatif, karena terkesan perjudian kalangan sabung ayam legal atau di perbolehkan.
Kritikan senada juga di lontarkan salah satu warga sekitar ketika bertemu dengan awak media ini di lokasi dekat perjudian Sabung ayam.

“warung aja kumpul- kumpul tidak boleh mas kok ini sabung ayam ramai berkerumun kok boleh.” ujar (NR) bukan nama sebenarnya warga sekitar lokasi

“ya kita warga kecil mas gak tahu gimana pastinya.” pungkas nya.”

Sampai berita ini diturunkan Lurah Kaliboto dan Kapolsek tarokan tidak bisa dihubungi melalui Via WhatsApp maupun Via Seluler, Diduga APH tertidur. Bersambung***(BS)

Related posts