19 Ribu Masyarakat Situbondo Mendapatkan BLT Dari Pemerintah Republik Indonesia.

Situbondo, fokuskriminal.com – Pemerintah Republik Indonesia melalui Polres Situbondo kembali melakukan Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Tahun Anggaran 2022 kepada para Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan (BTPKLWN). Penyerahan BLT kali ini diserahkan secara Simbolis kepada perwakilan Penerima BTPKLWN yang telah lolos verifikasi. Minggu (20/3/2022)

Kapolres Situbondo, AKBP DR. Andi Sinjaya, menyampaikan Bahwa pada hari ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Polres Situbondo dan TNI menyalurkan Bantuan Langsung Tunai kepada Pedagang kaki lima, Warung dan Nelayan, kegiatan ini tersebar di 106 Kabupaten/Kota, dan untuk di Jawa Timur sendiri ada 12 Kabupaten yang mendapatkan BLT, dan salah satunya adalah Kabupaten Situbondo termasuk yang mendapat BLT tersebut, Ungkap Andi Sinjaya.

Adapun masyarakat Situbondo yang menerima BLT tersebut terdiri dari 13 ribu para nelayan, dan 6 ribu untuk PKL dan warung, jadi jumlah keseluruhan yang menerima BLT untuk Kabupaten Situbondo tahun 2022 sebanyak 19 ribu orang, sedangkan nominalnya per orang masing masing mendapatkan Rp. 600 ribu rupiah, dan pemberian BLT ini merupakan tahun yang ke 2, kalau dibandingkan dengan tahun kemarin, bantuan yang sekarang ini jumlahnya lebih besar,sebab pada tahun 2021 lalu, Kabupaten Situbondo hanya mendapatkan jatah sebanyak 3.500 orang., Ungkapnya.

Menurutnya, saat ini Polres dan TNI Situbondo selain melaksanakan Bantuan tunai, juga melakukan kegiatan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dan juga vaksinasi bagi warga masyarakat yang belum divaksin dosis ke 2, sehingga ini juga dalam rangka mempercepat vaksinasi nasional, harapannya program ini adalah untuk pemulihan ekonomi nasional dalam membantu masyarakat kecil, PKL, Warung dan nelayan yang terdampak pandemi covid 19, Tutur Andi Sinjaya.

Selanjutnya, Kapolres Situbondo berharap Bantuan Lansung Tunai yang diberikan oleh Pemerintah ini bermanfaat dan bisa digunakan untuk modal usaha sehingga perekonomian masyarakat Situbondo bisa cepat tumbuh kembali, Tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolres Andi Sinjaya mengatakan bahwa Kegiatan yang dilaksanakan ini yang jelas sudah menjadi kajian Pemerintah Pusat, karena situasi pandemi covid 19 memiliki dampak yang cukup besar terhadap perekonomiaan masyarakat di Kabupaten Situbondo, tentunya Pemerintah selain memberikan BLT kepada Nelayan, PKL dan warung, kedepannya juga akan memikirkan secara bertahap masyarakat lain yang belum mendapatkan bantuan sama sekali dari Pemerintah dan untuk saat ini yang menjadi program prioritas masih kepada para PKL, Warung dan Nelayan, Jelas Andi Sinjaya.

Selanjutnya, Program bantuan tunai kepada pedagang kaki lima, warung dan Nelayan (BTPKLWN), ini secara spesifik juga akan menyasar kepada pelaku usaha kecil di kabupaten Situbondo, khususnya yang belum menerima bantuan dari pemerintah dengan syarat penerima mempunyai KTP dan Sertifikat Vaksin 1 dan 2, sehingga bantuan tersebut bisa diterimakan tepat sasaran “ Pungkasnya. (red.en)

Related posts