Ofero Dorong Penjualan E-Bike, Fokus pada Perempuan Kota

10drama.com -.CO.ID – JAKARTA –PT Ofero Indonesia semakin fokus mengembangkan pasar kendaraan listrik roda dua, khususnya menargetkan segmen perkotaan serta kalangan perempuan yang aktif. Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap pertumbuhan kendaraan listrik nasional yang terus meningkat, sekaligus untuk memperkuat posisi Ofero di tengah persaingan yang semakin ketat.

Berdasarkan laporan PwC Indonesia, penjualan mobil listrik (EV) di tingkat nasional mencapai 27.616 unit pada kuartal pertama tahun 2025, meningkat sebesar 43,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Peningkatan ini dipengaruhi oleh kenaikan yang signifikan di segmen Battery Electric Vehicle (BEV) sebesar 152,5%, serta Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sebesar 44,8%.

Di sisi lain, penjualan sepeda listrik atau e-bike meningkat sekitar 35%, dengan perkiraan penjualan mencapai antara 18.000 hingga 22.000 unit.

Mengamati perkembangan tersebut, Ofero berusaha memasuki pasar yang lebih terbatas dan belum banyak dieksplorasi, yaitu pengguna perempuan perkotaan yang membutuhkan kendaraan yang ringan, efisien, dan hemat biaya.

“Segmen ini berkembang, tetapi belum semua pelaku industri menanganinya dengan serius,” kata Deby Setiabudi, Manager Pelatihan Ofero Indonesia, kepada 10drama.com – Rabu (7/8).

Deby melihat adanya peluang yang besar dalam segmen tersebut karena kebutuhan mobilitas perempuan semakin beragam, mulai dari mengantar anak, berbelanja, hingga bekerja. Mereka membutuhkan kendaraan yang dapat diandalkan, nyaman, serta tetap mendukung penampilan mereka.

Deby menambahkan, strategi Ofero tidak hanya berfokus pada jumlah penjualan, tetapi juga membangun posisi merek dalam jangka panjang melalui pendekatan yang berbasis kebutuhan konsumen.

“Pasar kendaraan listrik di Indonesia memang berkembang pesat, namun tantangan yang dihadapi juga cukup besar, mulai dari penerimaan teknologi hingga persaingan harga. Oleh karena itu, kami fokus pada keunggulan produk, jaringan layanan yang sudah disesuaikan dengan lokal, serta kerja sama dengan mitra industri untuk menciptakan ekosistem EV yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dari segi bisnis, Ofero menargetkan pertumbuhan penjualan yang lebih besar dibandingkan rata-rata pasar kendaraan listrik pada tahun ini.

Perusahaan berencana memperluas pangsa pasar di kelas menengah atas (harga lebih dari Rp4 juta) dengan menargetkan konsumen keluarga dan generasi muda yang semakin memperhatikan efisiensi serta keberlanjutan.

“Kami ingin tahun ini melebihi pertumbuhan pasar rata-rata, tetapi yang lebih penting adalah menciptakan kepuasan pengguna dan kesetiaan terhadap merek,” tegas Deby.

Untuk memperluas pangsa pasar, Ofero juga menerapkan strategi distribusi campuran, menggabungkan jaringan dealer resmi dengan saluran penjualan online.

Strategi ini dianggap mampu memperluas cakupan pasar secara efektif, termasuk ke kota-kota tingkat dua dan tiga yang mulai menunjukkan minat terhadap kendaraan listrik ringan.

Potensi sepeda listrik terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan efisiensi biaya dan solusi transportasi yang ramah lingkungan. Dalam kondisi keterbatasan infrastruktur pengisian daya untuk kendaraan bermotor empat roda, sepeda listrik menjadi pilihan yang lebih masuk akal bagi banyak pengguna, termasuk perempuan dan keluarga perkotaan.

Menggabungkan strategi segmen tertentu, penguatan jaringan, serta memanfaatkan tren elektrifikasi kendaraan, Ofero yakin mampu menjadi pemain utama di pasar e-bike Indonesia.

“Kami tidak hanya menjual kendaraan, tetapi kami berupaya menyediakan solusi mobilitas yang memberikan pengalaman nyata, efisien, dan ramah lingkungan bagi pengguna, khususnya perempuan Indonesia yang semakin aktif dan mandiri,” ujar Deby.

Related posts